Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Jelang Libur Lebaran, IHSG Berpeluang Naik

IHSG

Rifan Financindo Berjangka – Laju Indeks Harga Saham Gabungan?(IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan saham awal pekan ini. Hal itu seiring indeks saham global yang cenderung menguat pada akhir pekan lalu.

Kepala Riset PT Universal Broker Securities, Satrio Utomo menilai pergerakan sudah mulai naik dalam jangka pendek sehingga IHSG dapat melanjutkan kenaikan di awal pekan ini. Meski demikian gerak IHSG akan cenderung lamban mengingat transaksi saham mulai sepi jelang libur Lebaran. Satrio memperkirakan, IHSG bergerak di kisaran 4.825-4.900.

“Pelaku pasar akan cenderung menunggu data ekonomi yang dirilis pada pertengahan pekan ini terutama data neraca perdagangan,” kata Satrio saat dihubungi Liputan6.com, Senin (!3/7/2015).

Sementara itu, Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya mengatakan aliran dana investor asing mulai kembali terlihat sehingga memberikan nuansa cerah dalam pergerakan IHSG yang sedang naik. Potensi menguat lebih tinggi masih terbuka cukup lebar.

Apalagi menurut William, penegasan pemerintah tentang kondisi ekonomi dalam negeri sedang bertumbuh walau melambat namun tidak mundur.

“IHSG akan bergerak di kisaran 4.983 untuk resistance sedangkan level support 4.826 dengan kecenderungan melanjutkan kenaikan,” kata William.

Dalam riset PT Sinarmas Sekuritas menyebutkan IHSG bergerak variatif di kisaran 4.825-4.880 di awal pekan ini. Sejumlah sentimen yang pengaruhi IHSG antara lain dari China akan merilis data neraca perdagangan yang diperkirakan ke US$ 68,7 miliar dari sebelumnya di US$ 59,48 miliar. Sedangkan Jepang merilis data industri produksi yang diperkirakan ke level -2,2 persen MoM dibandingkan sebelumnya di 1,2 persen MoM.

Untuk rekomendasi saham, William memilih saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT PP Tbk (PTPP).

Sedangkan Satrio mengatakan saham-saham perbankan mulai tren menguat sehingga ia memilih saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Selain itu, saham-saham lapis kedua juga dinilai mulai bergeliat sehingga saham pilihannya yaitu saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) dan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS).

Seperti diketahui, IHSG naik 20,75 poin ke level 4.859,03 pada penutupan perdagangan saham Jumat 10 Juli 2015. Transaksi harian saham mencapai Rp 5,74 triliun dengan volume perdagangan sekitar 5,65 miliar saham. (Ahm/)