Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Jangan Lakukan Kesalahan Ini Ketika Ajukan Kredit

317848_ilustrasi-meminjam-dengan-kredit-tanpa-agunan_663_382

Rifan Financindo Berjangka – Karena tidak tahu atau kurang informasi, beberapa dari Anda seringkali melakukan beberapa kesalahan saat ajukan kredit pemilikan rumah. Kesalahan itu seperti membeli terlalu mahal, tidak tepatnya pilihan jenis kredit, sampai masalah pengaturan anggaran.

Cukup wajar bila kesalahan itu terjadi saat Anda pertama kali ajukan kredit pemilikan rumah. Namun, akan lebih baik jika dari awal Anda sudah mengetahuinya.

Melakukan perbandingan kredit pemilikan rumah (KPR) terbaik dari berbagai bank adalah satu hal penting yang wajib dilakukan. Agar lebih jelas, berikut beberapa pedoman yang bisa diketahui.

Berhitung

Satu hal yang mesti diketahui adalah kredit kepemilikan rumah menilai pembeli berdasarkan pendapatan, dan rasio utang terhadap pendapatan Anda.

Sayangnya, saat pertama kali membeli rumah, biasanya seseorang akan sangat optimis dengan masa depannya dan bersemangat. Kemudian mengajukan pinjaman sebesar mungkin dan tidak mengukur kemampuan finansial di masa depan.

Hindari itu! Sebab kemampuan finansial Anda butuh ruang gerak untuk biaya kebutuhan lain di masa depan.

Memang, Anda mesti memaksakan diri untuk membeli rumah dari sekarang karena kecenderungan harga properti yang selalu naik setiap tahun. Tapi bukan artinya Anda mengorbankan kebutuhan finansial penting lainnya, sepeti kebutuhan sehari-hari.

Idealnya, putuskan dahulu jumlah pendapatan yang Anda ingin habiskan setiap bulan untuk mencicil rumah sebelum akhirnya mengajukan kredit rumah. Mulailah berhitung dari sekarang.

Cari informasi

perkembangan internet sangat memudahkan Anda untuk mencari informasi segala hal. Sehingga tidak ada alasan malas mencari informasi.

Sayangnya, masih ada dari Anda yang tidak mencari informasi yang cukup ketika ingin ajukan kredit pemilikan rumah (KPR). Padahal, kini Anda dapat melakukan perbandingan kredit secara online, atau berkonsultasi dengan ahli finansial, juga secara online, untuk sekedar melakukan konsultasi gratis perihal kredit rumah yang akan dilakukan.

Dalam konsultasi tersebut, Anda bisa bertanya tentang segala hal, khususnya syarat prakualifikasi kredit. Dengan begitu Anda akan tahu jenis kredit mana yang kira-kira tepat, berapa jumlah pinjaman yang bisa didapatkan, serta mendapatkan penilaian pra kualifikasi awal yang cukup sehingga bisa memperbaiki kesalahan pada laporan kredit yang dimiliki.

Perhatikan riwayat kredit

Kredit properti membutuhkan penilaian kredit yang baik. Maksudnya, riwayat kredit merupakan penilaian penting yang bisa menilai kondisi finansial yang Anda miliki. Jangan sampai Anda ajukan kredit pemilikan rumah, namun Anda sedang mengalami tunggakan di kredit sebelumnya atau bahkan masuk dalam daftar hitam Bank Indonesia. (Baca juga: Jika Nama Anda Masuk Daftar Hitam Kredit Bank Indonesia)

Karena itu, dari sekarang cobalah untuk menghindari pengajuan kredit baru atau membuat utang baru ketika memiliki rencana untuk melakukan atau mendapatkan kredit pemilikan rumah. Karena utang baru akan membuat penilaian kredit Anda malah buruk.

Lihat Kemampuan

Ketika pertama kali membeli rumah, Anda biasanya tertarik untuk memilih jangka waktu kredit yang panjang dan nilai bunga yang tetap. Memang benar, jangka waktu yang paling masuk akal dan paling baik adalah yang sesuai kemampuan kondisi keuangan yang Anda miliki.

Jika kemampuan mencicil rumah yang Anda sanggup adalah lebih dari 15 tahun, maka pilih jangka waktu itu. Intinya, jangan paksakan kemampuan mengambil tenor lima tahun atau 10 tahun. Sebab, tenor yang lebih pendek pun artinya adalah cicilan yang besar. Dan, tanpa perhitungan yang tepat, maka pengeluaran Anda akan terganggu.

Selain itu, ketahui suku bunga yang berlaku saat ini. Karena Anda akan memiliki patokan untuk melakukan perbandingan cicilan yang nantinya bisa dijalankan. Kabar baiknya, saat ini banyak bank yang menyediakan fasilitas suku bunga tetap dalam jangka waktu tertentu.