Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

ISIS BERTANGGUNG JAWAB ATAS PELEDAKAN MANCHESTER | RIFAN FINANCINDO

rifan financindo

RIFAN FINANCINDO

Rifan Financindo – Semarang, Tentara Filipina menyerang pasukan yang diduga ISIS yang menduduki Marawi, pulau selatan Mindanao, Filipina. Baku tembak pun tak terhindarkan.

Dilansir Reuters, Selasa (23/5/2017), sedikitnya ada lima tentara Filipina terluka dalam baku tembak tersebut. Serangan ditujukkan pada 15 anggota ISIS yang tergabung dalam kelompok Maute, yang telah berjanji setia kepada ISIS di Timur Tengah.

Bentrokan pun masih berlangsung hingga malam hari waktu setempat. Juru bicara militer Letnan Kolonel Jo-ar Herrera mengatakan pasukan militer Filipina bertindak atas informasi bahwa seorang pemimpin kelompok pemberontak Abu Sayyaf bernama Isnilon Hapilon termasuk di antara militan yang bersembunyi di apartemen di Marawi.

Beberapa warga memutuskan meninggalkan Marawi saat pertempuran terjadi dan saat tentara memblokir jalan. Pejabat Filipina juga turut mendesak warga untuk menghindari penyebaran desas-desus bahwa pemberontak telah menyita rumah sakit.

Kelompok militan Al Maute dan Abu Sayyaf sendiri diketahui memiliki aliansi dan keduanya terkait dengan ISIS. Hal ini menjadi sumber keprihatinan bagi Presiden Filipina Rodrigo Duterte yang telah memperingatkan pengaruh perluasan kelompok militan di Filipina.

Pasukan pemerintah telah mengintensifkan serangan di pulau yang dikuasai Abu Sayyaf. Bulan lalu serangan mereka menewaskan sekitar 36 pejuang kelompok Maute saat pesawat mereka menjatuhkan bom ke gunung lokasi kelompok tersebut berada.

Pelaku bunuh diri yang dicurigai menjadi dalang serangan bom usai konser Ariana Grande yang berlokasi di Manchester, Inggris telah teridentifikasi. Pelaku serangan teror tersebut diketahui bernama Salman Abedi.

Dilansir Reuters, Rabu (24/5/2017), dua pejabat Amerika Serikat (AS) yang telah melakukan kontak dengan pihak berwenang Inggris mengatakan tersangka tersebut telah diidentifikasi sebagai pria berusia 22 tahun bernama Salman Abedi atau Salman Ramadan Abedi.

Pria ini diyakini telah melakukan perjalanan ke Manchester dari London dengan kereta api. Sumber pemerintah AS lain juga memastikan bahwa pembom tersebut telah diidentifikasi sebagai Salman Abedi.

Kepala Kepolisian Manchester, Ian Hopkins, dalam kesempatan berbeda juga mengkonfirmasi bahwa pria pelaku serangan ini adalah pria yang sama dengan yang dimaksud oleh otoritas AS.

“Saya dapat memastikan bahwa orang yang dicurigai melakukan kekejaman semalam adalah Salman Abedi yang berusia 22 tahun,” kata Hopkins mengatakan kepada wartawan seperti dilansir Reuters, Rabu (24/5/2017).

Namun Hopkins enggan berkomentar lebih jauh saol penyelidikan insiden ini. Dia juga tidak menambahkan informasi lebih lanjut soal Abedi.

“Prioritas kami, bersama dengan jaringan kontra terorisme polisi dan mitra keamanan kami, adalah untuk terus menetapkan apakah dia bertindak sendiri atau bekerja sebagai bagian dari jaringan yang lebih luas,” tambah Hopkins.

Ledakan bom terjadi di kompleks Manchester Arena yang menjadi lokasi konser penyanyi ternama Amerika Serikat (AS) Ariana Grande. Bom meledak sesaat setelah konser berakhir pada Senin (22/5) malam sekitar pukul 22.33 waktu setempat. Sedikitnya 22 orang tewas dan 59 orang lainnya luka-luka.

JUST IN: Police identify Manchester bomber as 22-year-old Salman Abedi. Live updates: http://cnn.it/2qLoSjv pic.twitter.com/NvKAg6HpIu