Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Data Investor Go-Jek Terpublikasi Media

rifanfinancindo

Rifanfinancindo – Semarang,?Go-Jek bisa dibilang sebagai startup fenomenal. Layanan mereka begitu digandrungi dan cukup agresif dalam membuat diferensiasi layanan, tak sekadar ojek online.

Namun popularitas yang tinggi tak lantas membuat para petinggi Go-Jek jadi lebih terbuka soal siapa saja para investor yang jadi penyandang dananya.

Sebaliknya, baik CEO Go-Jek Nadiem Makarim maupun manajemen Go-Jek lainnya, selalu tutup mulut ketika diajukan pertanyaan ‘siapa investor Go-Jek?’

Namun nama-nama penyandang dana Go-Jek akhirnya terungkap ketika mereka mendapatkan investasi baru dalam jumlah sangat menggiurkan, USD 550 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun dari konsorsium investasi global yang terdiri dari KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital serta Capital Group Private Markets.

“Go-Jek unik dalam soal kemampuannya jadi penyedia layanan nomor satu di hampir seluruh kategori kunci dan perusahaan itu memiliki kesempatan nyata untuk memperkuat posisinya sebagai platform mobile terdepan di Indonesia,” sebut Terence Lee, direktur KKR Asia dalam keterangannya.

“Fondasi sukses Go-Jek adalah fokus menyediakan solusi online inovatif, nyaman, dan efektif ongkos yang membantu manusia di keseharian. Kecerdikan ini adalah hasil inovasi, visi dan eksekusi Nadiem serta timnya yang berkaliber tinggi dan kami menatap ke depan untuk melanjutkan menarik bakat kelas dunia ke salah satu perusahaan teknologi paling dinamis ini,” tambah dia.

Dalam pengumuman resmi itu disebutkan pula para investor lain yang sudah terlebih dahulu menanamkan uangnya ke startup ojek online tersebut. Yakni Sequoia India, Northstar Group, DST Global, NSI Ventures, Rakuten Ventures serta Formation Group.

Memang, tak disebutkan berapa dana yang digelontorkan oleh masing-masing pemilik modal ke perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makariem itu. Isu yang beredar cuma menyebutkan jika Sequoia menanamkan uangnya sebesar USD 20 juta atau sekitar Rp 274 miliar.

Namun yang pasti, dengan masuknya investor baru ? KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital serta Capital Group Private Markets ? dengan membawa dana lebih dari USD 550 juta maka valuasi Go-Jek diperkirakan meroket menjadi USD 1,3 miliar!. Sehingga telah sah menjadi startup unicorn (sebutan untuk startup dengan valuasi di atas USD 1 miliar).

Masuknya investor baru ini bisa dibilang juga hasil penjajakan yang dilakukan Nadiem cs kepada sejumlah pemodal dan firma private equity yang telah mengutarakan ketertarikan menanamkan modal karena potensi besar Go-Jek.

Bagi Go-Jek pun dana besar ini jadi amunisi besar dan berharga untuk bersaing dengan penyedia transportasi online lainnya, yakni Grab serta Uber yang juga begitu agresif di Indonesia.