Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Import Turun Drastis, Defisit Perdagangan Hongkong Menyempit

hongkong-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong (HK) sore ini (25/8) kembali melaporkan kinerja ekspor Hong Kong periode Juli 2015 yang dalam rilis sore ini ternyata aktivitas ekspor HK dibulan tersebut genap memasuki bulan ketiga penurunannya berturut-turut. Namun demikian, pada Juli lalu penurunan kinerja ekspor HK masih lebih lambat dari yang tercatat dibulan sebelumnya. Adapun nilai ekspor HK pada Juli lalu dilaporkan tercatat turun sebesar 1,6 persen (yoy), masih jauh lebih lambat dari yang diprediksi ekonom sebelumnya yaitu sebesar -4,5 persen (yoy). Sedangkan dibulan Juni lalu, nilai ekspor HK juga melorot hingga -3,1 persen (yoy).

Pasalnya, nilai ekspor dalam negeri tercatat anjlok hingga -19,0 persen (yoy) pada Juli lalu dan re-ekspor turun sebesar -1,3 persen. Demikian juga dengan nilai impor HK dibulan tersebut?juga mencatat penurunan pada fase yang?lebih cepat dari bulan sebelumnya dimana pada Juli lalu penurunan nilai impor mencapai -5,2 persen (yoy), sedangkan dibulan sebelumnya hanya mencatat penurunan sebesar -2,0 persen. Turunnya nilai impor yang cukup drastis pada bulan lalu cukup berdampak positif pada neraca perdagangan HK dimana pada bulan tersebut defisit dagang HK berhasil?menyempit dari yang tercatat dibulan sebelumnya. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Defisit perdagangan HK pada Juli lalu dilaporkan menyempit dan berakhir sebesar?HK $ 28.400.000.000 dari sebesar HK $ 42.100.000.000 yang tercatat dibulan Juli 2014. Menyempitnya defisit dagang HK pada bulan lalu cukup mencengangkan, pasalnya para ekonom sebelumnya memperkirakan defisit dagang HK pada Juli lalu hanya akan turun sedikit dan diperkirakan akan berakhir sebesar HK $ 41.200.000.000. Sebagai informasi saja,?dalam tujuh bulan pertama tahun ini, nilai ekspor dan impor HK masing-masing tercatat turun sebesar -0,2 persen dan -1,6 persen.

Telah dilaporkan juga sebelumnya, bahwa pertumbuhan ekonomi HK?pada Q2-2015 dilaporkan membaik dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Membaiknya pertumbuhan ekonomi HK pada Q2 lalu disebabkan oleh menguatnya permintaan domestik yang sebelumnya sempat tercatat menurun. Adapun laju Produk Domestik Bruto (PDB) HK tercatat tumbuh sebesar 2,8 persen (yoy)?pada kuartal kedua lalu, lebih cepat dari laju pertumbuhan yang tercatat pada kuartal sebelumnya yaitu sebesar 2,4 persen (yoy). Namun, meski PDB HK membaik, nampaknya laju inflasi di negara ini terus melambat.