Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Ilmuwan: Hujan Komet Berujung Kehancuran Bumi

Rifan Financindo Berjangka Semarang – Hujan meteor yang selama ini kita lihat merupakan pemandangan alam yang indah. Namun ke depan, bumi akan dihujani komet dan bisa menjadi sebuah malapetaka bagi bumi.

Jika prediksi ilmuwan Jerman itu benar, hujan komet akan bisa meluluh-lantakkan bumi. Pasalnya akan ada sekelompok besar komet yang akan memasuki sistem tata surya dan mengancam bumi.

Menurut astrofisikawan dari Max Planck Institute untuk astronomi, ribuan komet itu akan memasuki sistem tata surya dan bertabrakan dengan bumi. Hasilnya akan menimbulkan kehancuran bagi bumi.

“Invasi komet ini bisa menghapus kehidupan di bumi secara keseluruhan dengan menciptakan ketidakseimbangan gravitasi dari sistem tata surya,” tulis ilmuwan yang bernama Dr Coryn Bailer-Jones dalam laporannya, seperti dikutip dari IB Times, Senin 22 Desember 2014.

Laporan yang dipublikasikan oleh institusi Jerman itu juga mengungkapkan jika sejumlah asteroid dan komet yang pernah mengorbit di Neptunus berpotensi menjadi ancaman pada sistem tata surya kita.

“Bintang yang lewat hampir dekat dengan matahari akan mengganggu awan Oort. Mereka menyebabkan sejumlah komet masuk ke dalam sistem tata surya yang berpotensi tabrakan dengan bumi,” kata Bailer-JOnes.

Dia tidak sembarangan menulis laporan seperti ini. Sebelumnya, ia telah melakukan penelitian dengan mencermati sekitar 50.000 matahari yang mengorbit di sekitar galaksi.

“Penelitian ini menggunakan simulasi Monte Carlo dengan membandingkan beberapa data kovarians. Ini bertujuan untuk menentukan ketidakjelasan waktu, jarak dan kecepatan dari pertemuan komet dengan bumi secara tepat,” tulisnya dalam laporan tersebut.

Dalam laporannya, Bailer-Jones juga mengungkap jika Gliese 710 juga berpotensi mengganggu awan Oort. Ini juga bisa berujung pada serangkaian hujan komet mematikan ke dalam sistem tata surya.

Namun begitu, para penduduk bumi tidak perlu khawatir dengan bencana yang akan terjadi ini. Pasalnya, ini tidak akan muncul dalam waktu dekat. Hujan komet kemungkinan baru akan terjadi 500.000 tahun lagi.