Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Iklim Investasi Diperbaiki

075023_handshake

Rifan Financindo Berjangka ? Pemerintah memperbaiki iklim investasi di Tanah Air dengan cara meringkas waktu untuk memproses perizinan investasi di kawasan industri. Adapun dalam rangka menambah pasokan dollar AS di dalam negeri, pemerintah menawarkan insentif bagi eksportir.

Upaya memperbaiki iklim investasi itu ada dalam paket kebijakan ekonomi tahap II yang diumumkan pada Selasa (29/9).

Pengusaha merespons positif langkah pemerintah, tetap menunggu implementasi kebijakan tersebut. Pasar keuangan juga menyambut baik, ditandai dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat menjelang dan setelah paket kebijakan ekonomi diumumkan.

Dalam paket kebijakan ekonomi tahan II, proses perizinan yang saat ini memakan waktu berbulan-bulan, bahkan tahunan, akan dipangkas menjadi tiga jam. Kebijakan ini berlaku efektif mulai pertengahan Oktober.

?Berbeda dari paket kebijakan sebelumnya yang narasinya panjang, paket kali ini lebih pendek, tetapi konkret. Dalam bahasa Presiden, lebih nendang, mudah dipahami publik, dan sangat gampang diterapkan,? kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelang pengumuman paket kebijakan ekonomi tahap II di Kantor Presiden, kemarin.

Meski demikian, Presiden Joko Widodo memberi peringatan keras kepada para menteri untuk mengonsolidasikan jajarannya di eselon satu dan dua.

?Kalau pimpinan di kementerian tidak kuat mengendalikan di bawahnya, di eselon satu dan dua, apalagi terkena arus di bawahnya, sudah lupakan (terobosan) ini. Lupakan. Kalau tidak punya keberanian melakukan terobosan juga lupakan karena kita memang (menghadapi persoalan yang) ruwet sekali,? kata Presiden saat membuka rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, kemarin.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, serta Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro hadir dalam pengumuman paket kebijakan ekonomi tahap II.

Menurut Darmin, saat ini perizinan investasi mencakup 11 izin yang membutuhkan waktu bulanan hingga tahunan. Dengan kebijakan baru ini, izin investasi bisa diperoleh dalam waktu tiga jam. Bahkan, investor bisa langsung membangun usaha di kawasan industri.

Franky menyebutkan, izin investasi yang diterbitkan dalam waktu paling lama tiga jam itu mencakup tiga dokumen, yakni izin prinsip, akta pendirian perusahaan, serta penerbitan nomor pokok wajib pajak.

Fasilitas perizinan investasi yang supercepat itu ditujukan bagi investor yang menanamkan modal di kawasan industri minimal Rp 100 miliar atau mempekerjakan 1.000 pekerja. Untuk mendapatkan layanan itu, investor harus datang ke kantor BKPM guna menandatangani akta pendirian perusahaan di hadapan notaris.

Setelah mendapatkan izin, investor bisa langsung memilih lokasi dan membangun usaha di kawasan industri. Investor tidak perlu lagi mengajukan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) karena kawasan industri sudah memiliki amdal. Namun, investor tetap wajib membangun fasilitas pengolahan limbah.

Tahapan perizinan yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga dipangkas. Ada 14 tahap perizinan yang dipangkas menjadi enam tahap. Proses perizinan yang sebelumnya memakan waktu 2-4 tahun dapat lebih singkat menjadi 12 hari.

Siti mengatakan, perizinan yang disederhanakan meliputi izin pinjam pakai kawasan hutan untuk eksplorasi dan operasi produksi, izin pelepasan kawasan hutan, izin pemanfaatan hutan hasil kayu dalam hutan produksi, dan izin pemanfaatan jasa lingkungan di kawasan konservasi.

?Dalam rangka memperbaiki iklim investasi, saya sebagai Menteri LHK menjamin bisa diselesaikan dengan baik,? ujarnya.

Hasil ekspor

Bambang menyebutkan, ada penyederhanaan satu prosedur dan pemberian tiga insentif. Prosedur itu terkait dengan pengajuan permohonan pembebasan pajak dan pengurangan pajak.

Setelah semua syarat dipenuhi, pengajuan pengurangan pajak akan diputuskan Direktorat Jenderal Pajak paling lama 25 hari. Adapun pengajuan pembebasan pajak diputuskan dalam waktu 45 hari.

Insentif ditawarkan bagi eksportir yang menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) di perbankan yang beroperasi di dalam negeri. Selama ini, eksportir hanya wajib melaporkan DHE ke Bank Indonesia (BI), tetapi tidak wajib menyimpan devisa itu di perbankan domestik.

?Selama ini, sebagian eksportir mungkin sudah melaporkan DHE kepada BI. Namun, sesuai aturan yang ada, kebanyakan tidak disimpan. DHE itu mungkin hanya mampir di sistem perbankan kita, lalu dipindahkan lagi ke negara lain. Dengan insentif ini, diharapkan DHE tetap berada di perbankan Tanah Air,? tuturnya.

Devisa yang masuk ke perbankan domestik akan menambah pasokan valuta asing di Indonesia. Kondisi ini terkait nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, kemarin, nilai tukar rupiah Rp 14.728 per dollar AS.

Respons pengusaha

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi B Sukamdani menyampaikan, dunia usaha merespons positif setiap paket kebijakan yang diarahkan untuk mendorong kegiatan usaha berjalan kian lancar. ?Isinya boleh bagus, tetapi tetap yang kami tunggu adalah implementasi segera dari paket kebijakan yang dijabarkan melalui aturan rinciannya,? katanya.

Terkait insentif untuk menarik pengusaha agar menyimpan devisa hasil ekspor di dalam negeri, menurut dia, banyak pengusaha memiliki modal kerja terbatas. Akibatnya, uang yang ada terus diputar.

?Jadi, saya rasa dana yang mengendap pun tidak besar-besar amat. Akan tetapi, bagaimanapun, pemberian insentif tentu akan ada manfaatnya bagi pengusaha,? ujarnya.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia Sanny Iskandar mengatakan, pengusaha melihat kemauan politik luar biasa dari Presiden Jokowi untuk mendorong investasi. Namun, efektivitas paket kebijakan tidak serta-merta terlihat. ?Investor juga akan melihat betul atau tidak kebijakan itu dijalankan,? katanya.

Kemarin, IHSG yang sempat melemah ditutup menguat 57 poin atau 1,41 persen menuju level 4.178. Penguatan itu terjadi di tengah penurunan sejumlah indeks utama di Asia, seperti indeks Nikkei 225 yang anjlok 4,05 persen dan indeks Shanghai Composite yang turun 2,02 persen.

Menurut analis LBP Enterprises, Lucky Bayu Purnomo, pelaku pasar mempertimbangkan dampak paket kebijakan ekonomi. (NDY/WHY/CAS/BEN)