Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

IHSG Terpuruk Akhir Pekan | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang,?Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan akhir pekan, Jumat (9/9/2016) dibuka turun 0,34 persen atau turun 18,77 poin ke level 5.352,30 pada pukul 09.01 WIB.

Dari data RTI, IHSG dibuka di zona merah di level 5.355,34. Sebelumnya, di Kamis (8/9/2016) IHSG ditutup turun 10 poin atau turun 0,19 persen ke level 5.371,08.

Pembukaan IHSG yang melemah ini seiring dengan bursa global. Pada Jumat ini, saham Asia dibuka negatif karena ketidakpasian kebijakan pelonggaran ECB, serta turunnya saham Apple Inc yang melemahkan bursa Amerika Serikat (AS).

Dari data Reuters, indeks MSCI Asia Pacific dibuka turun 0,4 persen dibanding Kamis, yang mencapai kenaikan tertinggi dalam 13 bulan.

Indeks Nikkei Jepang turun 0,2 persen, menghapus gain di Kamis, setelah laporan bahwa Korea Utara mungkin mengadakan tes nuklir.

Di Wall Street, indeks S&P 500 turun 0,22 persen akibat saham Apple turun 2,6 persen, karena iPhone 7 mengecewakan pasar.

Data RTI menunjukkan volume perdagangan di awal pembukaan bursa mencapai 96,81 juta saham yang berpindah tangan dengan nilai transaksi Rp 104,72 miliar.

Sebanyak 63 saham dibuka naik, 51 saham dibuka turun dan 71 saham dibuka tetap.

Aksi lepas portofolio investor asing menjelang libur panjang Idul Adha masih terjadi, tercatat mencapai Rp 21,6 miliar di semua papan perdagangan.

Saham INDF dan ASII terkena sentimen ambil untung, masing-masing tertekan 1,1 persen dam 0,6 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,07 persen atau turun 57,50 poin ke level 5.313,57 pada jeda siang perdagangan saham akhir pekan, Jumat (9/9/2016).

Dengan demikian, untuk kurun waktu satu bulan, IHSG sudah tertekan 2,03 persen. Walaupun untuk kurun waktu tiga bulan,IHSG masih mencatatkan gain 9,79 persen.

Pelemahan semua sektor pendukung bursa masih berlangsung. Sebanyak 10 sektor yang pagi tadi dibuka melemah, semakin tertekan di jeda siang ini.

Enam dari 10 indeks tertekan di atas satu persen. Sementara sektor yang melemah di bawah satu persen hanya sektor perkebunan, manufaktur, perdagangan, serta industri dasar.

IHSG tertekan pascasidang paripurna Kabinet yang berlangsung pagi tadi di Istana Negara. IHSG tertekan aksi ambil untung jelang libur panjang Idul Adha. Pada Senin (12/9/2016) bursa akan ditutup untuk libur Idul Adha.

IHSG juga kompak mengikuti pelemahan bursa global. Bursa AS tertekan akibat pelemahan saham Apple yang turun 2,6 persen. Sementara bursa Asia tertekan ketidakpastian bank sentral Eropa, ECB, atas kebijakan pelonggaran moneter.

Dari data RTI, volume perdagangan saham di jeda siang mencapai 3,47 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,97 triliun.

Sebanyak 70 saham ditutup naik, 196 saham ditutup turun dan 82 saham ditutup tetap. Aksi lepas portofolio investor asing naik menjadi Rp 408,6 miliar di semua papan perdagangan.