Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

IHSG Masih Dapat Sentimen Negatif

bursarachman5_fotor

Rifan Financindo Berjangka – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 34 poin akibat tingginya tekanan jual asing. Indeks terpaksa lengser dari level 5.100.

Menutup perdagangan, Kamis (4/6/2015), IHSG terpangkas 34,678 poin (0,68%) ke level 5.095,821. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 7,871 poin (0,89%) ke level 879,328.

Wall Street terkena koreksi menjelang pengumuman data tenaga kerja Amerika Serikat (AS). Ketidakpastian antara Yunani dengan krediturnya juga memberi sentimen negatif.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 170,69 poin (0,94%) ke level 17.905,58, Indeks S&P 500 turun 18,23 poin (0,86%) ke level 2.095,84 dan Indeks Komposit Nasdaq Composite .IXIC dropped 40.11 points, or 0.79 percent, to 5,059.13.

Hari ini IHSG diperkirakan masih berada dalam tekanan. Melemahnya rupiah bisa memberi sentimen negatif.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 109,95 poin (0,54%) ke level 20.378,24.
  • Indeks Straits Times menipis 2,86 poin (0,09%) ke level 3.342,14.

Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
Waterfront Securities
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 4 Juni 2015 ditutup melemah 0,68% pada level 5095. Sektor perkebunan mengalami koreksi terbesar. Sedangkan sektor perdagangan menjadi satu-satunya sektor yang menguat. Investor asing net sell Rp385,2 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat turunnya harga minyak mentah dan komoditas, serta sentimen negatif dari Yunani yang meminta penangguhan pembayaran utangnya. Yunani menjadi negara pertama yang meminta penangguhan pembayaran utang terhadap IMF sejak tahun 1980 an. IMF menyatakan seharusnya The Fed menunda kenaikan suku bunganya hingga pertengahan tahun 2016 setelah IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir. IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS menjadi 2,5% dari 3,1%. Data initial claim pekan lalu kembali menunjukkan penurunan yang mengindikasikan pasar tenaga kerja tetap kuat. Nanti malam akan dirilis data nonfarm payrolls yang diperkirakan naik menjadi 225 ribu orang, sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan tetap pada level 5,4%.minyak mentah melemah menjelang pertemuan OPEC pada hari Jumat yang diperkirakan tidak akan memangkas kuota produksinya. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung melemah. IHSG diperkirakan berada di kisaran level 5076 – 5143. Rekomendasi: JSMR, UNTR, BBCA, BSDE, TLKM, SMRA, INDF.

Mandiri Sekuritas
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun di 5.095,82 turun -34,67 poin atau -0,65%. Indeks LQ-45 ditutup di 879,32 turun -7,87 poin atau -0,89%.

IHSG kembali ditutup turun dan sedikit di bawah 5.200. Dari beberapa indikator teknikal, IHSG masih mempunyai potensi penurunan yang cukup besar dengan kecenderungan secara bertahap atau tidak masif. Dengan melihat keadaan saat ini kami merekomendasikan agar tidak terlalu agresifpada ekuitas.

Rupiah bergerak pada kisaran 13.287 ? 13.293 dan ditutup pada level 13.293. Sedangkan Crude Oil (WTI) ditutup pada posisi US$ 57,93 /bbl.

Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 5.000 ? 5.143.