Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

IHSG Masih Bisa Menguat | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

pt rifan financindo berjangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang,?-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu naik tipis setelah kemarin naik tinggi. Investor waspada aksi ambil untung.

Sementara nilai tukar rupiah pagi ini menguat terhadap dolar AS. Posisi dolar AS pagi ini berada di Rp 13.110 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.115.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 6,563 poin (0,12%) ke level 5.468,013. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 1,646 poin (0,17%) ke level 944,087.

Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (19/6/2016), IHSG bertambah 3,236 poin (0,06%) ke level 5.464,686. Indeks LQ45 melaju 0,391 poin (0,04%) ke level 942,832.

Pergerakan IHSG tidak terlalu kencang pagi ini. Investor asing juga masih menahan diri sambil menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) siang nanti.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG naik tipis 3,97 poin (0,07%) ke level 5.465,420. Sementara melemah 0,202 poin (0,02%) ke level 942,239.

Kemarin IHSG melesat 89 poin didorong aksi borong investor asing. Dana asing Rp 1,4 triliun masuk ke pasar modal.

Bursa-bursa regional pagi ini rata-rata dibuka menguat. Hanya pasar saham China yang menurun setelah kemarin naik cukup tinggi.

Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 83,31 poin (0,51%) ke level 16.569,32.
  • Indeks Hang Seng bertambah 11,89 poin (0,05%) ke level 23.035,05.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 1,11 poin (0,04%) ke level 3.103,01.
  • Indeks Straits Times menguat 2,57 poin (0,09%) ke level 2.839,55.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis akibat aksi jual investor asing. Indeks masih bertahan di level 5.400.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 6,563 poin (0,12%) ke level 5.468,013 setelah kemarin naik tinggi. Investor waspada aksi ambil untung.

Pergerakan IHSG tidak terlalu kencang pagi tadi. Investor asing juga masih menahan diri sambil menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) siang ini.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (19/6/2016), IHSG turun tipis 5,545 poin (0,10%) ke level 5.455,905. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 2,596 poin (0,28%) ke level 939,845.

Investor asing masih mengoleksi saham-saham perbankan. Namun aksi jual asing terjadi di saham-saham berbasis infrastruktur.

Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 152.167 kali pada volume 3,519 miliar lembar saham senilai Rp 4,269 triliun. Sebanyak 133 saham naik, sisanya 138 saham turun, dan 96 saham stagnan.

Pergerakan bursa-bursa Asia masih tidak banyak berubah sejak pagi tadi. Pasar saham China masih melemah.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Nikkei 225 naik 15,92 poin (0,10%) ke level 16.501,93.
  • Indeks Hang Seng turun 84,86 poin (0,37%) ke level 22.938,30.
  • Indeks Komposit Shanghai melemah 14,04 poin (0,45%) ke level 3.090,07.
  • Indeks Straits Times menguat 5,04 poin (0,18%) ke level 2.842,02.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Taisho (SQBI) naik Rp 23.750 ke Rp 413.759, Gowa Makassar (GMTD) naik Rp 1.000 ke Rp 7.600, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 950 ke Rp 68.450, dan Maskapai Reasuransi (MREI) naik Rp 760 ke Rp 4.990.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Siloam (SILO) turun Rp 1.225 ke Rp 10.525, Matahari (LPPF) turun Rp 500 ke Rp 20.500, Unilever (UNVR) turun Rp 400 ke Rp 45.175, dan Indocement (INTP) turun Rp 375 ke Rp 18.150.