Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

IHSG Keluar dari Zona Penurunan

ihsg-lagi1Rifan Financindo Berjangka -?Bursa Amerika ditutup menguat dengan sektor energi memimpin penguatan. Beberapa sentimen positif yang mempengaruhi bursa Amerika:

  • Peningkatan pertumbuhan ekonomi global dari meningkatnya data penjualan rumah di Amerika
  • Investor yang mulai merasa yakin, bahwa kenaikan suku bunga bukanlah sesuatu yang buruk. Kondisi pasar diyakini mampu ‘mengatasi’ kenaikan suku bunga baik di bulan Juni atau bulan Juli
  • Energy Information Administration (EIA) mengeluarkan laporan data stok minyak Amerika berkurang diatas ekspektasi, berkurang 5.1 juta barrel minggu lalu. Hal ini disebabkan penurunan impor minyak sebanyak 362ribu barrel per hari.
  • Harga minyak mendekati USD 50 /barrel
  • Turunnya kemungkinan Inggris keluar dari Uni Eropa.
  • Pemerintah Eropa menawarkan Yunani untuk meringankan utangnya

Indeks Dow Jones ditutup di level 17.851,51 menguat 145,46 poin (+0,82%). Indeks S&P 500 ditutup di level 2.090,54 menguat 14,48 poin (+0,70%). Indeks Nasdaq ditutup di level 4.894,89 menguat 33,83 poin (+0,70%).

Bursa Eropa EURO STOXX 50 pagi ini ditutup menguat 1,71% ke 3.061,60.

Harga minyak mentah WTI ditutup di US$ 49,69 /barrel menguat 2,2%, sedangkan harga minyak mentah Brent berada pada USD 49,74 /barrel menguat 2,32% pada jam 05.00 tadi pagi. Harga minyak mencapai targetnya dekat area US$50 mulai rawan profit taking, waspadai pula profit taking jangka pendek saham yang terkait dengan minyak.

Harga Harga CPO ditutup menguat 42 poin (1,68%) ke level 2.544 ringgit per ton dipicu penguatan harga minyak mentah WTI.

Indeks MSCI Asia Pasifik, tidak termasuk Jepang, kemarin ditutup menguat 1,89% ke level 485,7. Indeks MSCI Jepang menguat 1,33% ke level 807,39. Indeks MSCI China menguat 1,79% ke level 54,52.

Indonesia

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 62,19 poin (+1,32%) ke 4.772,98. Penguatan IHSG sejalan dengan penguatan bursa global. Sentimen positif yang lain datang dari Fitch Ratings yang mengafirmasi peringkat Indonesia ke level BBB- atau masuk ke investment grade dengan outlook stabil.

Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, dan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, sepakat dalam transparasi data nasabah perbankan. Menurut Bambang, banyak negara sudah tidak merahasiakan lagi data nasabahnya, agar bisa diperiksa kembali pajak yang telah dilaporkan

IHSG ditutup di atas level 4.750 yang artinya kembali ke zona sideways dan sementara waktu keluar dari zona turunnya. IHSG berpotensi bergerak dalam range baru 4.750-4.800.

USD IDR menguji area resisten 13650 dan berpotensi mengalami koreksi, hal ini artinya rupiah berpotensi menguat menguji area sekitar 13400.

Stocks Technical View

Sektor perbankan mengalami rebound jangka pendek:

  • Saham BDMN dari #kopipagi kemarin mengalami rebound sekitar 5 % dengan target terdekat di area 3000-3100. Jika breakout, target berikutnya di 3350.
  • Saham BMRI dari #kopipagi 19 Mei 2016 sudah menguat dan berpotensi menguji area resisten 9250.

Sektor properti:
CTRA uji resisten 1400, target 1500 jika breakout dari 1400.

Saham PPRO ada di #kopipagi 16 Mei sudah naik lebih dari 9%. Berpotensi melanjutkan penguatannya. PPRO menerbitkan surat utang jangka menengah senilai Rp 50 M. PPRO akan membayar kupon setiap 3 bulan sekali. Jatuh tempo pembayaran bunga pertama pada 25 Agustus 2016.

  • Saham DOID berpotensi untuk melanjutkan trend naik, menguji area resisten 170.
  • ASII breakout dari 6500, bergerak dalam range yang cukup sempit di 6500-6700. ASII akan mengeluarkan “mobil murah” dengan mesin bertenaga 1200cc dan bisa mengangkut 7 penumpang.
  • Saham CPIN sejak direkomendasi di #kopipagi 18 Mei 2016 sudah menguat sekitar 11% capai target 3350-3400, waspadai profit taking jangka pendek.
  • Saham ELSA dari #kopipagi 18 Mei 2016 kemarin menguat 14%, berpotensi menguji resisten sekitar 635. Waspadai harga minyak sudah hampir mencapai target resisten kuat di level $ 50.
  • Saham EXCL menguji resisten 3450, jika breakout akan berpotensi menuju resisten berikutnya di level 3750.
  • Saham GIAA masih berpotensi menguat, berpotensi menguji resisten sekitar 550-570. GIAA masih cenderung diakumulasi asing. GIAA mencatat kenaikan laba bersih perusahaan di USD 78 juta atau meningkat 121.1%. Faktor peningkatan laba bersih perusahaan dikarenakan beban operasional yang turun 15.8%, turunnya harga bahan bakar, dan menguatnya mata uang rupiah. GIAA juga termasuk saham yang ditambahkan dalam portofolio MSCI Indonesia Index.
  • RALS capai target #kopipagi 24 Mei di area 750-800, sudah menguat sekitar 10%. Pusat perbelanjaan Ramayana melakukan transformasi besar-besaran, antara lain peluncuran kampanye #KerenHakSegalaBangsa, kerjasama dengan Go-Mart, merk fashion dari para artis, koleksi busana yang mengikut tren dan lebih fashionable, onterior design yang lebih modern, sehingga membuat pelanggan lebih nyaman, terjun ke social media, sehingga pelanggan merasa lebih dekat, menghadirkan lebih banyak SPAR Supermarket untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Indonesia.
  • SMBR berpotensi menguat, untuk menguji target berikutnya yaitu di level 550-615.
  • TBIG updated range jangka pendek 6300-6750. Saham MTRA berpotensi aktif, waspadai likuiditasnya.

Newsflash:

  • BMRI memberikan fasilitas lindung nilai (hedging) kepada 7 perusahaan BUMN, yaitu Aneka Tambang sebesar US$20 juta, Pupuk Indonesia US$250 juta, Pelindo II US$70 juta, Pelindo III US$40 juta, PGN US$150 juta, Semen Baturaja US$10 juta dan Peruri US$15 juta
  • BNII menerbitkan sukuk dan obligasi dengan total nilai yang ditawarkan Rp1,5 triliun. (Sumber: bisnis)
  • LPCK bertemu dengan investor China untuk membicarakan proyek Indonesia-Shenzhen Industrial Estate di Lippo Cikarang. Investasi di proyek ini diperkirakan senilai Rp 190 T.
  • LPPF diperdagangkan di pasar negosiasi dengan nilai transaksi sebesar Rp 3 T pada 19 Mei 2016. Pada tanggal 23 Mei 2016, LPPF kembali diperdagangkan di pasar negosiasi dengan nilai transaksi
  • MEDC mengalokasikan USD 50 juta untuk buyback saham, dengan periode 27 Mei 2016- 26 Agustus 2016.
  • ROTI memperkirakan kenaikan laba bersih di tahun 2016 sebanyak 10%. ROTI mengaku telah menyepakati pembuatan perusahaan patungan dengan perusahaan di industri makanan Filipina.
  • SIPD pada Q4 2015 mencatat rugi bersih senilai Rp 23 M atau turun -1089.9% dibanding Q4 2014 sebesar Rp 2 M.
  • SSMS akan membagikan dividen senilai Rp. 168.27 M atau sebesar 30% dari laba bersih tahun 2015.
  • SSMS menargetkan kenaikan produksi CPO di 2017 atau 2018, dikarenakan bertambah luasnya lahan yang dimiliki (naik 105% dibanding 2014).
  • SSMS baru serap 20% daritotal capex yang dianggarkan tahun ini.
  • SSMS akan bangun pabrik produksi CPO dengan nilai investasi sampai Rp 120 M. Pabrik kelapa sawit diperkirakan akan selesai pada akhir 2017 mendatang. Total pabrik kelapa sawit yang dimiliki akan menjadi 7 unit dengan kapasitas 435 ton/jam.
  • SSMS telah melakukan research untuk mengembangkan pupuk yang bisa membuat tandan buah segar (TBS) memilik massa yang lebih berat. SSMS akan alokasikan Rp 40 M untuk research and development. (sumber : kontan)
  • TINS optimis akan mencapai target produksi di 2016 sebesar 25-30rb metrik ton. Pada 1Q 2016, produksi logam timah menurun 40.42% menjadi 4,205 metrik ton.
  • WTON berhasil mendapatkan kontrak senilai Rp 1.3 T atau 30.2% dari total target.
  • SONA akan membagikan dividen Rp 320 /lembar saham atau senilai Rp. 105.98 M.

Agenda:

  • 26/5: BSDE Cum Date, EMTK Cum Date, MBAP Cum Date, ROTI Cum Date, ADMF Ex Date, SIDO Ex Date, SRIL Ex Date, SCMA Ex Date, WIIM Ex Date
  • 27/5: ACES Cum Date, RALS Cum Date, MBAP Ex Date, EMTK Ex Date, BSDE Ex Date, ROTI Ex Date, DLTA Recording Date