Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

IHSG Diprediksi Menguat | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

pt rifan financindo berjangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang,?Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diprediksi akan berbalik arah ke zona merah melanjutkan tren pelemahan akibat aksi jual bersih asing pada pekan kemarin.

“Secara teknikal, IHSG berpeluang melanjutkan pelemahan dengan asumsi tidak adanya perlawanan dari volume beli dan masih ada aksi pelaku pasar asing,” papar analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam risetnya, Senin (19/9/2016).

Menurut Reza, pada perdagangan hari ini laju IHSG diperkirakan akan berada pada level support di kisaran 5.192-5.235, sedangkan target resistance terdekat ada pada rentang 5.304-5.339.

Selain itu, adanya rapat petinggi Federal Reserve AS, Bank Indonesia dan Bank of Japan pada pekan ini di masing-masing negara, membuat IHSG berpeluang bergerak flat. “Tetap cermati sentiment yang ada,” imbuh Reza.

Dengan demikian, adanya potensi pembalikan arah IHSG untuk melanjutkan tren pelemahan di perdagangan hari ini patut direspons para pelaku pasar dengan mempertimbangkan tujuh saham berikut ini.

1. Saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) disarankan beli selama diperdagangkan di atas 1.775 dan cut-loss di level 1.770.

2. Saham PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) disarankan beli selama diperdagangkan di atas 230 dan cut-loss di level 228.

3. Saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) disarankan beli selama diperdagangkan di atas 1.200 dan cut-loss di level 1.190.

4. Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) disarankan beli selama diperdagangkan di atas 4.040 dan cut-loss di level 4.020.

5. Saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) disarankan beli selama diperdagangkan di atas 2.750 dan cut-loss di level 2.740.

6. Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) disarankan beli selama diperdagangkan di atas 180 dan cut-loss di level 178.

7. Saham PT Link Net Tbk (LINK) disarankan beli selama diperdagangkan di atas 4.700 dan cut-loss di level 4.680.

Penguatan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang terjadi pada pekan kemarin diperkirakan akan tertahan sentimen dari AS berupa perbaikan data inflasi dan sikap Departemen Kehakiman AS terkait gugatan perdata Deutsche Bank.

“Meski rupiah sempat menyentuh level 13.075, namun pergerakan rupiah terlihat tidak berdaya menghadapi adanya aksi profit taking dari para pelaku pasar,” papar Analis PT NH Korindo Securites Indonesia, Reza Priyambada dalam risetnya, Senin (19/9/2016).

Menurut Reza, kendati laju rupiah cenderung menguat dalam dua hari terakhir pada transaksi pekan kemarin, namun tren apresiasi yang fluktuatif membuat rupiah akan bergerak mendatar di hari ini.

“Cermati sentimen yang ada dan waspadai pelemahan lanjutan. Saat ini resistance di level 13.125 dengan support pada level 13.165,” ucapnya.

Reza menambahkan, kabar negatif tengah berhembus menghampiri pasar global, terkait situasi Eropa yang tertekan oleh sikap Departemen Kehakiman AS yang meminta Deutsche Bank membayar 14 miliar dollar untuk menyelesaikan gugatan perdata mengenai surat berharga berbasis gadai.

“Ini membuat euro dan poundsterling melemah sekitar 0,2 persen. Di sisi lain, membaiknya data inflasi AS dan laju harga minyak dunia pada perdagangan di Asia cenderung menurun di tengah melimpahnya pasokan global.” tutup Reza.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat di awal pekan ini, Senin (19/9/2016).

Menguatnya indeks terjadi seiring dengan menghijaunya bursa regional serta aksi beli oleh investor asing di lantai bursa.

Pukul 09.16, IHSG naik sebesar 32,59 poin atau 0,62 persen di posisi 5.300,36. Sebanyak 137 saham diperdagangkan menguat, 45 saham melemah dan 68 saham stagnan.

Saham-saham yang menopang pergerakan IHSG pagi ini yakni MYRX, BBRI, TLKM, TARA, CASA, dan ASII.

Sementara IHSG menguat, nilai tukar rupiah cenderung melemah terhadap dollar AS pada pagi ini. Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot diperdagangkan di Rp 13.165 per dollar AS.