Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

IHSG Berpotensi Menguat, Pasar Soroti Empat Emiten Ini

Ilustrasi+IHSG-OK

Rifan Financindo Berjangka – Laju indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan melanjutkan tren penguatan, yang dipicu berlanjutnya aksi beli para pelaku pasar.

“Aksi beli mendadak oleh para pelaku pasar untuk mengantisipasi MSCI rebalancing (penyesuaian), membuat IHSG meloncat ke jalur hijau,” ujar analis PT HD Capital Tbk, Yuganur Wijanarko, di Jakarta, Rabu, 4 November 2015.
Dengan demikian, menurut Yuganur, hal tersebut membuat investor yang berharap IHSG turun hingga 4.300 akan berbalik badan dan melakukan aksi pembelian kembali posisi yang telah terjual.
Yuganur mengatakan, adanya potensi penguatan IHSG di perdagangan hari ini seharusnya bisa disikapi para investor dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:
1. Saham PT Summarecon Agung Tbk dengan target trading di level Rp1.550.
Direkomendasikan akumulasi karena secara teknikal tren penguatan secara jangka pendek dan menengah pada emiten small cap properti komersial dan residensial ini berpotensi untuk melanjutkan kenaikan momentum positif menuju resisten psikologis di atas level Rp1.500.
2. Saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) dengan target trading di level Rp1.275.
Proses perbaikan jangka pendek di emiten small cap perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini dari sideways konsolidasi jangka menengah menuju potensi tren penguatan dapat dijadikan momentum trading, sehingga direkomendasikan akumulasi pembelian.
3. Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk dengan target trading di level Rp2.875.
HD Capital melihat bahwa sentimen negatif terlihat sudah cukup terdiskon dalam pergerakan harga sebelumnya di emiten produsen ayam ini, sehingga direkomendasikan akumulasi dalam proses perbaikan tren jangka pendek dan menengah ke arah penguatan untuk ke target atas di level Rp2.875.
4. Saham PT Bank Mandiri (Persero) dengan target trading di kisaran Rp9.350-9.650.
Proses perbaikan dalam tren jangka menengah ke arah yang lebih positif dalam bentuk koreksi minor setelah kenaikan uptrend channel tajam di emiten perbankan berkapitalisasi besar ini dapat dilihat sebagai kesempatan untuk akumulasi ke target resistance (batas atas) psikologis di kisaran Rp9.350-9.650.