Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

IHSG Bergerak Positif Namun Masih Tidak Stabil | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

RIFANFINANCINDO

Rifanfinancindo – Semarang,  IHSG ditutup terkoreksi 0,27% ke level 5.293,62 pada awal perdagangan pekan ini. Tujuh dari sepuluh indeks sektoral ditutup melemah. Pelemahan terdalam dipimpin oleh sektor perdagangan yang turun 1,01% diikuti oleh sektor properti yang melemah 0,99%.

Sementara sektor infrastruktur dan aneka industri masing-masing menguat sebesar 0,39% dan 0,10%. Pelemahan yang terjadi pada perdagangan kemarin merupakan koreksi wajar seiring dengan aksi profit taking yang dilakukan pelaku pasar di tengah penantian keputusan The Fed.

Sementara itu, indeks penjualan motor bulan November tumbuh sebesar 6,60% (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang tercatat turun -5,3% (yoy). Adapun pelaku pasar asing masih terus melangsungkan aksi jual, tercatat aksi jual asing pada perdagangan kemarin sebesar Rp 234,06 miliar.

Sementara itu, indeks di bursa Asia kompak ditutup menguat pada akhir perdagangan kemarin. Indeks Sensex memimpin penguatan dengan naik 0,69% ke level 26.697,82 diikuti oleh indeks Nikkei yang ditutup menguat 0,50% ke level 19.250,52. Adapun Indeks Shanghai ditutup naik tipis 0,07% ke level 3.155,04 di tengah rilisnya data ekonomi China yang positif.

Produksi industri China bulan November tumbuh 6,2% atau di atas ekspektasi pelaku pasar 6,1%. Selain itu indeks penjualan ritel bulan November juga tumbuh sebesar 10,8% (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya 10% (yoy).

Indeks utama di bursa Wall Street diitutup dalam teritori positif, di tengah penurunan harga ekspor AS bulan November sebesar 0,1% setelah sebelumnya mengalami peningkatan 0,2% pada bulan Oktober. Namun penurunan ini lebih baik dibanding ekspektasi pasar yang turun 0,2%. Harga ekspor non pertanian turun 0,1% dipimpin oleh harga yang lebih rendah untuk pasokan industri dan barang konsumsi.

Perdagangan di bursa AS semalam lebih dipengaruhi oleh proyeksi atas kenaikan suku bunga acuan the Fed. Berdasarkan data CME Group’s Fed Watch tool, ekspektasi pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 90%. Indeks Dow Jones naik 0,58% ke level 19.911,21, S&P 500 menguat 0,65% ke 2.271,72, dan Nasdaq terangkat 0,95% ke level 5.463,83.

Sementara itu, indeks utama di bursa Eropa juga mengalami kenaikan pada perdagangan semalam, dibantu oleh reli pada bank Uni Credit, yang merupakan bank besar di Italia. UniCredit naik 15,9% setelah rencana restrukturisasi dengan meningkatkan 13 miliar euro pada penerbitan saham untuk menopang neraca dan melindungi diri dari krisis perbankan yang lebih luas.

Kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, IHSG berada dalam pola konsolidasi dengan terbentuk candle doji yang mengindikasikan kuatnya aksi beli dan jual, indikator stochastic overbough, MFI bearish dan hisogram MACD negatif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 5.221-5.315.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari kemarin ditutup turun. Indeks turun 14 poin (-0,27%) ke 5.293.

Pergerakan IHSG hari ini kami estimasi masih akan bergerak relatif sideways. Pergerakan indeks hari ini kami estimasi dengan rentang perdagangan berada di 5.270 sampai dengan 5.318.

Indeks bursa AS pada ditutup positif. DJIA 0,65%, S&P500 0,65% dan Nasdaq 0,95%. Sementara Indeks saham di Eropa ditutup positif. Indeks FTSE di Inggris 1,13%, DAX di Jerman 0,84% dan CAC di Perancis 0,91%. Dari Asia, indeks Nikkei di Jepang 0,50%, indeks Hang Seng di Hong Kong 0,06% dan indeks SSE di Shanghai 0,06%.

Emas ditutup di US$ 1.159 per troy ounce atau -0,58%. Minyak mentah (OIL WTI) ditutup di US$ 52,98 per barel atau 0,28%.

Menguatnya Dow Jones dan sebagian besar bursa dunia dapat memperbaiki sentimen. IHSG berada di kisaran negatif di tengah kemarin namun di tengah terbentuknyha pola doji serta adanya minat beli asing yang menandakan belum cukup kuatnya momentum pelemahan.

Maka, kami memperkirakan IHSG akan berada di kisaran positif hari ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini bergerak di teritori positif. IHSG dibuka naik tipis 2 poin.

Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak melemah 6,426 poin (0,12%) ke 5.287,193. Sementara indeks LQ45 bergerak turun 1,621 poin (0,18%) ke 888.149.

Mengawali perdagangan Rabu (14/12/2016), IHSG dibuka naik 2,864 poin (0,05%) ke 5.296,483. Sementara indeks LQ45 dibuka menguat 0,452 poin (0,05%) ke 890.514.

Mengakhiri perdagangan kemarin, IHSG ditutup terkoreksi 14,507 poin (0,27%) ke 5.293,619. Sementara indeks LQ45 ditutup terpangkas 0,543 poin (0,06%) ke 889.770.

Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini dibuka di Rp 13.305 dibandingkan posisi sore kemarin di Rp 13.303.

Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 35,36 poin (0,18%) ke 19.215,16
  • Indeks Hang Seng naik 118,03 poin (0,53%) ke 22.564,73
  • Indeks SSE Composite naik 5,90 poin (0,19%) ke 3.162,18
  • Indeks Straits Times naik 4,05 poin (0,13%) ke 2.959,29