Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

HERMANSYAH, AHLI IT ITB MENJADI KORBAN PEMBACOKAN | RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – SEMARANG, Seorang ahli IT dari ITB bernama Hermansyah (46) menjadi korban pembacokan di ruas Tol Jagorawi. Polres Jakarta Timur yang menangani kasus ini masih memburu pelaku.

“(Penyidik) sudah di lapangan (mengejar pelaku). Nggak boleh pulang ke rumah, nggak boleh pulang ke kantor kalau belum dapat pelakunya,” ujar Andry saat dihubungi, Minggu (9/7/2017) malam.

Hermansyah disebut merupakan saksi ahli dalam kasus yang melibatkan Habib Rizieq Syihab. Andry mengatakan kejadian ini murni akibat saling pepet mobil.

“Murni saling pepet,” katanya.

Pembacokan itu bermula ketika Hermansyah dan adiknya mengendarai mobil secara beriringan dari Jakarta menuju Depok. Hermansyah mengendarai mobil Avanza dengan nomor polisi B 1086 ZFT.

Ketika itu, mobil yang dikendarai adik Herman kejar-kejaran dan saling pepet dengan mobil sedan sehingga mobil adiknya kesenggol. Hermansyah berinisiatif membantu adiknya dengan mengejar mobil sedan tersebut.

Dari arah belakang ada mobil Honda Jazz yang merupakan teman dari pengendara mobil sedan memepet mobil Hermansyah. Saat berada di KM 6 Tol Jagorawi mobil Hermansyah disuruh menepi dan diminta membuka pintu dan turun dari mobil oleh pelaku yang berjumlah 5 orang. Pada kesempatan itulah para pelaku menyerang Herman.

Akibat kejadian itu, Hermansyah mengalami luka di bagian pergelangan tangan, kepala dan leher. Saat ini korban masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat setelah sebelumnya dirawat di RS Hermina, Depaok, Jawa Barat.

Polisi masih menyelidiki kasus pembacokan seorang ahli IT bernama Hermansyah di ruas Tol Jagorawi. Polisi akan mengecek CCTV untuk mengungkap pelaku pembacokan tersebut.

“Masih dalam penyelidikan. Itu (kejadian) baru (kemarin) pagi. Masih mencari saksi-saksi lain,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Selain mencari saksi-saksi, Polisi juga akan mengecek CCTV di sekitar lokasi kejadian. “Mengecek CCTV. Kan (penyelidikan) tidak semudah yang kita bayangkan,” kata Argo.

Terkait dengan motif pembacokan tersebut, Argo belum bisa menyimpulkan. Polisi masih terus memburu pelaku untuk mengetahui motifnya.

“Terkait dengan motifnya, kita belum temukan pelakunya. Yang tahu kan hanya pelaku,” ujar Argo.

Hermansyah menjadi korban pembacokan di Tol Jarograwi. Pelaku disebut berjumlah 5 orang.

Akibat kejadian itu, Hermansyah mengalami luka di bagian pergelangan tangan, kepala dan leher. Saat ini korban masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat setelah sebelumnya dirawat di RS Hermina, Depaok, Jawa Barat.