Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak WTI Rebound Imbas Penurunan Suku Bunga Tiongkok

peak-oil-demand-is-coming-but-heres-why-its-not-good-news-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pada akhir perdagangan di bursa komoditas dini hari harga minyak mentah mengalami rebound teknikal yang cukup signifikan dan berhasil ditutup di teritori positif (26/8). Harga minyak mentah WTI yang sempat anjlok habis-habisan pada sesi perdagangan sebelumnya tampak mendapatkan kesempatan untuk menguat karena para pelaku pasar melakukan aksi bargain hunting.

Hari Selasa lalu bank sentral Tiongkok memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuannya. Langkah tersebut dinilai positif bagi pergerakan di pasar komoditas. Para investor memperoleh ketenangan yang membuat mereka kembali melakukan aksi bargain hunting. Akan tetapi masih rentannya kondisi ekonomi di Negara tersebut membuat pasar komoditas juga masih rentan terhadap tekanan jual.

Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah WTI berjangka untuk kontrak Oktober yang merupakan kontrak paling aktif saat ini ditutup dengan membukukan kenaikan sebesar 1.07 dollar atau setara dengan 3 persen menjadi 39,31 dollar per barel. Pada perdagangan sebelumnya harga komoditas ini anjlok ke level yang paling rendah sejak bulan Februari 2009.

Harga minyak mentah Brent ikutan terpukul menguat dengan cukup baik malam tadi. Komoditas ini ditutup dengan membukukan kenaikan 52 sen pada posisi 43,21 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia masih belum menunjukkan bahwa rebound yang terjadi pada perdagangan kemarin akan bertahan. Sentimen negatif masih sangat kuat terjadi di pasar komoditas energi ini.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 42,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 44,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang makin melemah harga akan menemui support pada posisi 37,00 dollar dan 35,00 dollar.