Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak WTI Berakhir Anjlok di Akhir Pekan, Outlook Permintaan Energi Lesu

oil1-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pada akhir perdagangan Sabtu dini hari lalu harga minyak mentah terpantau mengalami penurunan tajam sebesar 5 persen (21/9). Jumlah unit pengeboran minyak yang beroperasi di Amerika Serikat kembali berkurang untuk tiga minggu berturut-turut pekan tersebut. Ini merupakan sinyal bahwa anjloknya harga minyak mentah akhir-akhir ini telah mengakibatkan perusahaan pengeboran menurunkan tingkat produksinya.

Penurunan operasi pengeboran minyak mentah terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai outlook permintaan energi. Bank sentral AS memperingatkan kondisi ekonomi global yang masih jauh dari sehat. Para produsen utama minyak mentah global juga diperkirakan masih akan berproduksi di level tertinggi.

Jumlah operasi pengeboran berkurang 8 unit pekan lalu. Jumlah operasi pengeboran tinggal 644. Selama 3 pekan jumlah unit operasi pengeboran yang ditutup mencapai total 31 unit.

Pada akhir perdagangan pekan lalu harga minyak mentah WTI untuk kontrak Oktober terpantau ditutup pada posisi 44,68 dollar per barel. Harga komoditas tersebut membukukan penurunan tajam sebesar 4,7 persen di hari terakhir pekan lalu.

Harga minyak mentah berjangka Brent juga tampak mengalami penutupan di zona merah. Harga komoditas ini turun sebesar 1,80 dollar atau setara dengan 4 persen dan ditutup pada posisi 47 dollar per barel.

Pagi ini harga minyak mentah WTI di sesi Asia terpantau masih bergerak terbatas. Harga mengalami kenaikan sedikit dibandingkan level penutupan perdagangan dini hari tadi. Saat ini harga berada di posisi 44,79 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia berpotensi untuk mengalami penurunan lanjutan. Sentimen negatif masih cukup kuat terjadi di pasar minyak mentah berjangka.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 46,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 48,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang justru berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 42,00 dollar dan 40,00 dollar.