Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak WTI Ambruk Setelah Rally Tajam Selama 3 Sesi

oil-rig3-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pada akhir perdagangannya Rabu dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan tajam setelah sebelumnya selama 3 sesi berturut-turut melejit kencang (2/9). Harga minyak mentah WTI terpukul setelah keluarnya laporan bahwa pasokan minyak mentah di Amerika Serikat mengalami kenaikan tajam minggu lalu.

Pasokan minyak mentah mengalami peningkatan sebesar 7,6 juta barel pada pekan yang berakhir tanggal 28 Agustus lalu. Angka terakhir pasokan minyak mentah pada periode tersebut mencapai 456,9 juta barel. Sementara itu pasokan minyak mentah di Cushing, Oklahoma, mengalami penurunan sebesar 318 ribu barel.

Harga minyak mentah bergerak melemah setelah data PMI Tiongkok mengalami penurunan menjadi 49,7 poin pada bulan Agustus dibandingkan 50,0 poin pada bulan Juli. Memburuknya sektor manufaktur menunjukkan bahwa kondisi ekonomi di Negara tersebut makin mengkhawatirkan.

Pada akhir perdagangan Selasa dini hari harga minyak mentah WTI berjangka untuk kontrak Oktober ditutup dengan membukukan penurunan tajam sebesar 7,7 persen ke posisi 45,41 dollar per barel. Harga sempat mencapai posisi tertingginya dalam enam pekan belakangan pada perdagangan sebelumnya.

Harga minyak mentah Brent juga mengalami penurunan yang signifikan. Harga kontrak Oktober Brent mengalami pelemahan sebesar 1 dollar atau setara dengan 2 persen menjadi 49 dollar per barel.

Harga minyak mentah WTI terpantau kembali mengalami penurunan yang cukup signifikan pada sesi perdagangan di Asia hari ini. Harga komoditas ini diperdagangkan pada posisi 44,20 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia berpotensi untuk mengalami penurunan lanjutan. Sentimen negatif masih cukup kuat terjadi di pasar minyak mentah berjangka ini.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 46,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 48,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang justru berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 42,00 dollar dan 40,00 dollar.