Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Terdongkrak Cuaca Dingin di Texas AS

 

minyak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG – Harga minyak mentah dunia naik terdorong suhu Texas yang dingin telah membatasi produksi di negara bagian penghasil terbesar AS tersebut. Kemudian adanya laporan bahwa Arab Saudi berencana untuk meningkatkan produksi dalam beberapa bulan mendatang.Melansir laman CNBC, Kamis (18/2/2021), harga benchmark minyak mentah Brent naik 99 sen, atau 1,56 persen, menjadi USD 64,34 per barel.

Sementara harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) naik USD 1,09, atau 1,82 persen menjadi USD 61,14 per barel.

Harga minyak terdorong pembatasan pasokan OPEC +, pemotongan tambahan dari Arab Saudi, dan harapan rebound permintaan karena vaksinasi COVID-19.

Cuaca dingin bersejarah melanda Texas, yang merupakan pemasok sebagian besar minyak mentah AS. Kondisi cuaca ini telah mendorong harga naik dalam beberapa hari terakhir.

“Ini baru saja membawa kami ke tingkat berikutnya,” kata Bob Yawger, Direktur Masa Depan Energi di Mizuho di New York.

“WTI minyak mentah mungkin akan mencapai maksimum mendekati USD 65,65, tingkat pemanfaatan kilang mungkin akan turun sekitar 76 persen,” kata Yawger.

Menurut para ahli industri, cuaca dingin di AS akan mengganggu produksi selama beberapa hari jika tidak berminggu-minggu. Dimana sumur dan kilang telah ditutup.

Baca Juga :

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SURABAYA | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu

RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan

PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor

RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi

RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB

PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan

RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya

PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun

PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop

PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK

RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat

Tercatat, harga minyak Brent dan WTI naik lebih dari USD 1 selama sesi, mencapai level tertinggi sejak Januari 2020.

Harga minyak terpangkas setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa Arab Saudi diperkirakan akan mengumumkan rencana untuk meningkatkan produksi ketika OPEC dan produsen minyak sekutunya bertemu bulan depan.

Tetapi Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan masih terlalu dini untuk menyatakan kemenangan melawan virus COVID-19 dan produsen minyak harus tetap “sangat berhati-hati”.

“Kita berada di tempat yang jauh lebih baik daripada tahun lalu, tapi saya harus memperingatkan, sekali lagi, jangan berpuas diri. Ketidakpastiannya sangat tinggi, dan kami harus sangat berhati-hati,” kata dia.

Lingkungan harga yang lebih kuat telah memberi perhatian lebih pada OPEC +, yang mengelompokkan OPEC, Rusia, dan produsen sekutu. Ini bertemu untuk menetapkan kebijakan pada 4 Maret.

Data inventaris minyak AS dari American Petroleum Institute dan Administrasi Informasi Energi (EIA) AS akan dirilis masing-masing pada hari Rabu dan Kamis. Pengumuman tertunda satu hari untuk masing-masingnya setelah libur AS minggu ini.

Sumber : Liputan 6

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG