Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Mentah Turun di Bawah 45 Dollar AS

1039074ThinkstockPhotos-517042851780x390
Rifan Financindo Berjangka – Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB), menyusul sesi berfluktuasi karena para pedagang menunggu laporan ketenagakerjaan AS untuk September akhir pekan ini.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun 35 sen ditutup pada 44,74 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman November, kehilangan 68 sen menjadi menetap di 47,69 dollar AS per barrel di perdagangan London.

Harga minyak naik di awal sesi AS, namun sesaat kemudian turun seolah kehilangan tenaga. “Sepertinya kami hanya berfluktuasi dalam perdagangan tanpa arah,” kata Gene McGillian, broker dan analis di Tradition Energy.

“Jelas pasar sedang kesulitan dengan apa yang dibutuhkan dan ingin lakukan,” kata Kyle Cooper dari IAF Advisors.

Pasar tampaknya mengambil momentum pada awal sesi dari data minyak bumi AS yang dirilis Rabu, yang menunjukkan bahwa produksi minyak AS lebih rendah.

Tetapi McGillian mengatakan penurunan sejauh — dari sekitar 9,6 juta barrel per hari menjadi 9,0 juta barrel per hari — tidak cukup besar untuk mengatasi isu kelebihan pasokan minyak mentah di pasar.

Data ekonomi AS bervariasi. Data tentang aktivitas manufaktur menunjukkan kegiatan hampir datar pada September, sementara belanja konstruksi naik ke tertinggi tujuh tahun pada Agustus.

Cooper mengatakan, pasar minyak mungkin akan mengambil isyaratnya pada Jumat dari pasar saham, setelah rilis laporan ketenagakerjaan AS. Analis memperkirakan ekonomi AS menambahkan 205.000 pekerjaan pada September dan tingkat pengangguran tidak berubah pada 5,1 persen, tingkat terendah tujuh tahun.