Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Mentah Terjun Bebas untuk Sesi Kedua

oill-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pada penutupan perdagangan Jumat dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan yang masih tajam (5/6). Lagi-lagi harga komoditas ini anjlok dalam memasuki hari keduanya jelang pertemuan para petinggi OPEC yang dijadwalkan berlangsung malam nanti. Lembaga ini diperkirakan akan mempertahankan kuota produksi saat ini sehingga kondisi oversuplai di pasar minyak mentah akan bertahan.

Sentimen negatif di pasar minyak mentah makin kokoh jelang pertemuan negara-negara anggota OPEC tersebut. Kenaikan produksi OPEC kembali sempat mengakibatkan harga minyak mentah mengalami tekanan hebat. OPEC sebelumnya telah memberikan target produksi sebesar 30 juta bph tetapi ternyata tingkat produksi berada jauh di atas level target tersebut. Dalam pertemuannya tersebut lembaga ini diperkirakan masih mempertahankan tingkat kuota produksi yang ada saat ini.

Di samping pertemuan OPEC, fokus pasar malam tadi juga ditujukan kepada pergerakan imbal hasil obligasi Jerman bertenor 10 tahun. Yield obligasi mencapai level tertinggi dalam delapan bulan belakangan setelah mengalami kenaikan selama dua sesi berturut-turut. Kenaikan selama dua sesi tersebut merupakan yang terbesar sejak tahun 1998.

Di akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah jenis WTI berjangka untuk kontrak bulan Juli terpantau ditutup turun tajam sebesar 1,64 dollar atau setara dengan 2,75 persen. Harga komoditas tersebut ditutup pada posisi 58,00 dollar per barel.

Harga minyak mentah Brent juga tampak mengalami penurunan tajam beriringan dengan penurunan di Amerika. Harga minyak mentah tersebut terpukul mundur sebesar 1,8 dollar atau setara dengan 2,8 persen dan ditutup pada posisi 62,80 dollar per barel.

Pada perdagangan pagi ini harga minyak mentah terpantau masih berpotensi untuk melanjutkan pergerakan melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Hari ini harga minyak mentah WTI diperdagangkan pada posisi 57,92 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia akan cenderung mengalami penurunan. Selama tiga sesi berturut-turut harga minyak mengalami penurunan dan sudah menunjukkan kondisi yang mulai bearish.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami level resistance di 59,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 60,00 dollar. Jika terjadi pergerakan melemah support akan ditemui pada posisi 56,00 dollar dan 55,00 dollar.