Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Mentah Awal Pekan Berpotensi Turun Terbatas

Oil-Wiki-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Harga minyak mentah kembali ditutup dengan membukukan peningkatan yang signifikan di akhir perdagangan Sabtu dini hari lalu (8/5). Harga komoditas ini ditutup menguat setelah perusahaan jasa perminyakan Baker Hughes melaporkan bahwa jumlah operasi pengeboran minyak di Amerika Serikat kembali mengalami penurunan untuk 22 minggu berturut-turut. Namun diawal perdagangan sesi Asia pagi ini (11/5) harga tersebut melemah kembali.

Jumlah operasi pengeboran minyak mentah mengalami penurunan sebanyak 11 operasi pada minggu lalu dibandingkan dengan minggu sebelumnya. Pekan lalu operasi pengeboran minyak hanya sebanyak 668. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan 1.528 operasi pengeboran pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu pelemahan nilai tukar dollar AS juga menjadi salah satu penyebab lonjakan harga minyak mentah. Melemahnya dollar akhir-akhir ini telah mengangkat harga minyak mentah dan komoditas lain. Harga komoditas yang diperdagangkan dalam dollar menjadi lebih terjangkau bagi para pembeli luar negeri.

Namun harga minyak mentah WTI untuk kontrak Juni yang merupakan kontrak paling aktif saat ini mengalami penurunan harga?13 sen menjadi $ 59,26 setelah akhir pekan lalu membukukan kenaikan sebesar 45 sen atau setara dengan 0,76 persen dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Turunnya harga minyak WTI di perdagangan elektronik Asia ini ikuti trend pelemahan yang terjadi pada harga minyak Brent yang ditutup melemah secara mingguan untuk pertama kalinya dalam satu bulan, harga minyak Brent kini turun 13 sen lebih rendah pada $ 65,26 per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia masih akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Secara teknikal harga minyak mentah sedang mengalami koreksi akibat aksi ambil untung. Meskipun demikian pola mayor yang terbentuk masih bullish.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami level resistance di 62,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 65,00 dollar. Jika terjadi pergerakan melemah support akan ditemui pada posisi 57,00 dollar dan 55,00 dollar.