Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Mentah Anjlok Tajam, Perundingan Nuklir Iran Jadi Fokus

Rifan Financindo Berjangka – Pada penutupan perdagangan dini hari tadi terjadi penurunan tajam pada harga minyak mentah berjangka di bursa komoditas Amerika Serikat (21/7). Harga komoditas ini terjerumus ke teritori negatif setelah keluar kabar yang menyatakan bahwa para menteri luar negeri yang berunding dengan Iran kemungkinan akan mengatakan bahwa proposal kesepakatan yang telah ada masih amat prematur dan tidak akurat.

Sebelumnya harga minyak mentah sempat mengalami penurunan tajam hingga menembus band yang menjadi support selama dua bulan belakangan. salah seorang diplomat Iran mengatakan bahwa Iran dan enam negara Barat yang berunding mengenai program nuklirnya telah menyelesaikan draf kesepakatan yang akan direview oleh para menteri luar negeri hari Kamis dan Jumat pekan ini.

Di akhir perdagangan Kamis dini hari tadi harga minyak mentah jenis WTI berjangka untuk kontrak bulan Agustus yang saat ini merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan penurunan yang signifikan. Harga komoditas ini ditutup anjlok tajam sebesar 4,2 persen dan berada pada posisi 56,96 dollar per barel. Harga ditutup di level paling rendah sejak tanggal 22 April lalu.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah Brent juga mengalami pelemahan yang signifikan. Harga kontrak Brent untuk bulan Agustus ditutup anjlok sebesar 1,6 dollar atau setara dengan 2,6 persen dan ditutup pada posisi 62 dollar per barel.

Hari ini pergerakan harga minyak mentah WTI naik tipis dari posisi penutupan perdagangannya dini hari tadi. Namun demikian pergerakan harga masih nyaris stagnan dan belum terlalu jauh dari posisi penutupan tersebut. Saat ini harga minyak berada di level 56,91 dollar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia masih berpotensi melanjutkan pelemahan. Saat ini kekhawatiran mengenai potensi kebangkrutan Yunani menjadi isyu utama pergerakan harga komoditas.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 58,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 60,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 55,00 dollar dan 53,00 dollar.