Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Menguat Karena Kebakaran di Kanada Serta Konflik di Libya

ilustrasi-SPBU-aji-140822-3Rifan Financindo Berjangka -?Harga minyak naik pada hari Kamis namun memangkas penguatan sebelumnya, karena kebakaran hutan yang berbahaya mengancam produksi sands oil di Kanada dan kebuntuan di Libya sudah berdampak habisnya pasokan dari negara tersebut, berikan tekanan naik jangka pendek untuk harga minyak global.

Di New York Mercantile Exchange, minyak WTI untuk kontrak bulan Juni diperdagangkan dikisaran antara $43.95 dan $46.05, sebelum berakhir di $44.34, naik 0.56, atau 1.28%. Minyak WTI melesat pada hari Kamis untuk hentikan pelemahan selama tiga hari terakhir ketika harga minyak mentah berjangka AS di buka pada bulan ini yang merosot hampir 6%.

Harga minyak rebound pada sesi hari Kamis karena besarnya kebakaran hutan di Alberta mulai menuju ke wilayah selatan, memaksa negara untuk melakukan evakuasi tambahan di provinsi terbesar keenam di Kanada. Sebelumnya pada Kamis pagi waktu setempat, pejabat di Fort McMurray, kota kecil di Northeastern Alberta, menyatakan keadaan darurat, memaksa semua dari 88.000 penduduk untuk mengungsi dari area tersebut. Pada awal Kamis sore waktu setempat, CNBC melaporkan bahwa hampir 1.600 bangunan rusak dan 18.500 hektar tanah hancur.

Sementara itu di Libya, ketegangan antara faksi-faksi saingan hentikan kargo Glencore dari melakukan pemuatan. Seorang pejabat dari Tripoli memperingatkan bahwa output minyak negaranya dapat turun 120.000 barel per hari jika National Oil Corporation yang didirikan oleh pemerintah di wilayah timur yang didukung oleh Benghazi terus memblokir kapal tanker.