Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Terjadi Tarik-menarik Sentimen

oil-rig3-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pada penutupan perdagangan Jumat dini hari tadi harga minyak mentah mengalami penurunan (31/7). Harga komoditas ini bergerak melemah setelah selama dua sesi berturut-turut mengalami peningkatan. Kenaikan harga minyak mentah terjadi meskipun dirilis data pasokan minyak mentah di Amerika Serikat yang menunjukkan terjadinya penurunan yang lebih besar dari ekspektasi.

Data pasokan minyak mentah menunjukkan terjadinya penarikan sebesar 4,2 juta barel pada pekan lalu. Akan tetapi kenaikan nilai tukar dollar berhasil menghapuskan sentiment positif yang berasal dari data tersebut. Kenaikan dollar terjadi setelah ada kabar yang mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat pada kuartal kedua mengalami peningkatan.

Membaiknya kondisi ekonomi di Negeri Paman Sam menimbulkan harapan bahwa Fed akan segera menaikkan suku bunga acuan. Ada kemungkinan bank sentral ini akan mulai menaikkan suku bunga pada bulan September mendatang.

Harga minyak mentah sempat bergerak naik di awal perdagangan. Di penutupan perdagangan dini hari tadi harga komoditas ini berada di posisi 48,52 dollar, turun sebesar 27 sen atau setara dengan 0,55 persen.

Pada perdagangan pagi ini harga minyak mentah terpantau kembali masuk ke dalam pola konsolidasi. Tarik-menarik sentiment menyebabkan harga masih belum bergerak banyak dari posisi penutupan perdagangan pagi tadi. Harga minyak mentah saat ini berada pada posisi 48,50 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia berpotensi untuk sideways. Belum ada indicator yang bisa menentukan pergerakan harga minyak akan condong ke mana.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 50,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 52,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang makin melemah harga akan menemui support pada posisi 46,00 dollar dan 44,00 dollar.