Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Ditutup Menguat Didukung Kenaikan Permintaan Bensin di AS

oill-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pada akhir perdagangan Jumat dini hari harga minyak mentah WTI berhasil membukukan peningkatan tajam (11/9). Harga minyak mentah WTI rally setelah para investor kembali focus kepada peningkatan permintaan bensin di Amerika Serikat. Kabar kenaikan pasokan minyak mentah di Amerika Serikat tidak mampu memberikan sentimen negative lanjutan di pasar minyak mentah.

Malam tadi harga minyak mentah juga terdorong menguat oleh kenaikan nilai tukar dollar AS. Melemahnya dollar membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih murah bagi para pembeli luar negeri.

Sementara itu data dari Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat Kamis kemarin menunjukkan bahwa permintaan bensin selama 4 pekan belakangan mengalami peningkatan nyaris sebesar 4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu pasokan bensin mengalami peningkatan setengah dari yang diharapkan pekan lalu.

Pada akhir perdagangannya harga minyak mentah WTI untuk kontrak Oktober terpantau ditutup pada posisi 45,92 dollar per barel. Harga komoditas tersebut membukukan kenaikan tajam sebesar 1,77 dollar atau setara dengan 4 persen.

Harga minyak mentah berjangka Brent juga tampak mengalami kenaikan yang cukup mantap di akhir perdagangannya. Harga komoditas ini mengalami penguatan sebesar 1,20 dollar atau setara dengan 2,5 persen dan ditutup pada posisi 49,70 dollar per barel.

Pagi ini harga minyak mentah WTI di sesi Asia terpantau bergerak terbatas. Harga turun sedikit dibandingkan level penutupan perdagangan dini hari tadi di posisi 45,63 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia berpotensi untuk mengalami penurunan. Sentimen negatif masih cukup kuat terjadi di pasar minyak mentah berjangka ini. Saat ini untuk jangka pendek sentimen di pasar cenderung sideways.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 47,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 48,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang justru berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 44,00 dollar dan 43,00 dollar.