Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Ditutup Melemah Setelah di Bulan April Naik 20 Persen

Oil-Wiki-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Mengawali perdagangan di bulan Mei harga minyak mentah mengalami penutupan di teritori negatif (4/5). Harga minyak WTI di bursa Amerika Serikat mengalami penutupan mingguan dengan melemah setelah data dari perusahaan jasa perminyakan Bake Hughes menunjukkan bahwa operasi pengeboran di Amerika Serikat terus mengalami penurunan.

Operasi pengeboran minyak mengalami penurunan 24 menjadi hanya 679. Pada periode yang sama tahun sebelumnya operasi pengeboran berjumlah 1.527. Laporan tersebut menandai penurunan jumlah operasi pengeboran untuk 21 minggu berturut-turut.

Harga minyak mentah sempat mengalami kenaikan tajam pada perdagangan Jumat lalu dan mencapai posisi paling tinggi di tahun 2015. Kenaikan nilai tukar dollar AS membuat harga minyak tertekan. Harga minyak mengalam penurunan setelah Irak mengatakan bahwa ekspor minyak mentahnya di bulan April lalu mencapai rekor tertinggi.

Harga minyak mentah WTI untuk kontrak Juni yang merupakan kontrak paling aktif saat ini mengalami penutupan turun sebesar 48 sen atau setara dengan 0,8 persen pada akhir perdagangan Sabtu dini hari lalu. Harga komoditas ini ditutup pada posisi 59,15 dollar per barel.

Harga minyak mentah Brent juga tampak mengalami penurunan yang cukup signifikan. Harga minyak mentah di London turun 37 sen dan ditutup pada posisi 66,42 dollar per barel. Harga minyak mentah Brent sempat menyentuh level 66,93 dollar per barel yang merupakan posisi paling tinggi sepanjang tahun 2015.? Di bulan April harga minyak mentah ini mengalami kenaikan sebesar 21 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia akan cenderung mengalami penurunan meskipun terbatas. Secara teknikal harga minyak mentah sedang mengalami pergerakan konsolidasi setelah minggu lalu mengalami kenaikan mantap hingga mencapai posisi paling tinggi sejak bulan Desember.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami level resistance di 60,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 62,00 dollar. Jika terjadi pergerakan melemah support akan ditemui pada posisi 57,00 dollar dan 55,00 dollar.