Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Minyak Bergerak Santai di Sesi Asia 13 Agustus

Iraq?s_Khawr_Al_Amaya_Oil_Platform_KAAOT_just_after_sunrise-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Harga minyak mentah pada akhir perdagangan dini hari tadi ditutup pada posisi hijau (13/8). Harga minyak mentah rebound seiring dengan pelemahan nilai tukar dollar dan turunnya pasokan minyak mentah di Amerika Serikat. Pembelian yang disebabkan oleh aksi bargain hunting juga menjadi penyebab kenaikan di pasar komoditas ini.

Kondisi harga minyak mentah sendiri telah turun sangat tajam hingga mencapai posisi paling rendah dalam 6 tahun belakangan pada perdagangan sebelumnya. Para pelaku pasar mengambil kesempatan untuk melakukan aksi bargain hunting meskipun belum ada indicator yang memberikan sinyal rebound yang solid di pasar komoditas tersebut.

Data terbaru menunjukkan bahwa pasokan minyak mentah di Amerika Serikat mengalami penurunan sebesar 1,7 juta barel pekan lalu. Data ini mendekati perkiraan analis yaitu penurunan sebesar 1,8 juta barel. Sementara itu pasokan bensin mengalami penurunan sebesar 1,3 juta barel, lebih besar dibandingkan perkiraan penurunan yang hanya sebesar 647 ribu barel.

Pada akhir perdagangan dini hari tadi harga minyak mentah WTI berjangka untuk kontrak September ditutup naik tipis saja. Harga komoditas ini mengalami peningkatan sebesar 22 sen atau setara dengan 0,5 persen pada posisi 43,30 dollar per barel. Di akhir perdagangan kemarin harga ditutup di posisi paling rendah sejak Maret 2009.

Harga minyak mentah Brent di akhir perdagangannya Kamis dini hari tadi juga naik dengan cukup baik. Harga minyak tersebut menguat 53 sen ke posisi 49,70 dollar setelah sempat mencapai level harian tertinggi pada posisi 49,91 dollar.

Pada perdagangan pagi ini harga minyak mentah WTI terpantau masih bergerak terbatas. Harga komoditas mulai mengalami fase konsolidasi. Hari ini harga minyak mentah diperdagangkan pada posisi 43,25 dollar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia berpotensi untuk melanjutkan penurunan yang memang sedang berlangsung. Sentimen negatif masih sangat kuat terjadi di pasar.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 45,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 47,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang makin melemah harga akan menemui support pada posisi 42,00 dollar dan 40,00 dollar.