Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Karet Tocom Masih Terjebak dalam Pola Negatif

Rubber-Sheet-2-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Harga karet alami berjangka pada perdagangan Senin pagi terpantau mengalami penurunan (22/6). Hari ini harga karet alami Tocom terpenggal lagi setelah yen Jepang tampak masih melanjutkan pola pergerakan yang menguat terhadap rival-rival utamanya termasuk dollar AS.

Harga karet alami berjangka masih terjebak dalam kondisi melemah. Yen Jepang pagi ini terpantau melanjutkan peningkatan terhadap dollar AS. Menguatnya yen menjadikan harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal bagi para pembeli luar negeri. Dampaknya permintaan mengalami penurunan.

Nilai tukar yen pagi ini berada di level 122.79 per dollar AS. Yen telah mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan level pembukaan perdagangan pagi tadi yang ada di level 122.98 per dollar AS.

Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling aktif yaitu untuk kontrak November hari ini tampak dibuka pada posisi 228,2 yen per kilogram. Harga karet alami berjangka mengalami pembukaan yang melemah dengan cukup signifikan yaitu sebesar 1 yen atau setara dengan 0,5 persen dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di level 229,2 yen per kilogram. Saat ini harga karet masih berada di kisaran level pembukaan perdagangan tersebut.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet Tocom pada perdagangan hari ini berpotensi untuk bertahan di teritori negatif. Meskipun demikian tampaknya pergerakan yang terjadi akan terbatas karena masih minimnya arahan.

Untuk perdagangan hari ini harga karet Tocom diperkirakan akan menemui resistance di posisi 232,00 yen. Jika berhasil ditembus level support selanjutnya ada di 235,00 yen. Sementara itu harga akan menemui support di posisi 224,00 ?yen dan 221,00 yen jika mengalami penurunan.