Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Dampak Corona ke Ekonomi

Napas' Emas Diprediksi Masih Panjang, Bisa Tembus Rp 1 Juta/Gram?

Harga emas dunia naik dipicu adanya pengetatan pasokan komoditas dan kekhawatiran dampak pandemi COVID-19 terhadap ekonomi. Serta meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mengangkat harga emas batangan.

Harga emas Comex AS untuk pengiriman Juni naik USD 7,10, atau 0,4 persen menjadi USD 1.745,40 per ounce.

Harga emas sempat diperdagangkan mencapai USD 1.764,20 per ounce. Pada hari sebelumnya, harga emas naik 3 persen, menurut data FactSet.

Logam mulia bertahan naik setelah data pasar tenaga kerja mingguan AS menunjukkan 4,4 juta orang mengajukan tunjangan pengangguran untuk pekan yang berakhir 18 April.

Sehingga total pengajuan sebulan terakhir bertambah menjadi 26 juta sejak pandemi coronavirus berimbas ke sektor mengepung ekonomi.

Secara terpisah, indeks pembelian flash IHS Market untuk pelayanan AS pada April turun ke rekor terendah di posisi 27, sementara PMI manufaktur melemah ke 36,9, level terendah dalam 11 tahun.

“Data PMI AS benar-benar mengerikan dan angka layanan benar-benar buruk, tetapi tidak ada perkiraan yang bahkan layak dibuat,” kata Jeff Wright, Wakil Presiden Eksekutif GoldMining Inc.

Dikatakan jika dengan berbagai latar belakang itu, harga emas mampu menguat demikian pula dengan Dolar AS.

“Saya pikir Bank Sentral global telah diam-diam menambah kepemilikan, ritel telah membanjiri (dana yang diperdagangkan di bursa SPDR Gold Trust) dan negosiasi untuk stimulus kucuran lebih lanjut memulihkan ekonomi yang akan datang, dan sekarang tidak ada kekhawatiran defisit, emas diposisi baik-baik saja,” kata dia.

Pada pekan ini, harga emas naik sekitar 2,7 persen, sementara perak berjangka menguat 0,4 persen. khusus perak, harganya naik 2,2 sen, atau 0,1 persen menjadi USD 15,377 per ounce, setelah sempat naik lebih dari 3 persen.

Adapun harga tembaga untuk Mei naik 2,2 sen atau 1 persen menjadi USD 2.312 per pon. Harga platinum pada perdagangan Juli naik 3 persen menjadi USD 788 per ounce dan palladium melonjak hampir 5,8 persen menjadi USD 2.001 per ounce, memimpin persentase kenaikan di antara logam yang diperdagangkan di Comex.