Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Harga Batubara Rebound Sedikit Setelah Capai 7 Pekan Terendah

batubara-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pada akhir perdagangan Jumat dini hari harga batubara Rotterdam berjangka terpantau berhasil bergerak rebound (31/7). Harga batubara acuan global tersebut berbalik menguat setelah pada perdagangan sebelumnya tertekan hingga mencapai posisi paling rendah sejak tanggal 10 Juni lalu.

Secara umum harga batubara masih terjebak dalam trend negatif untuk jangka panjang. Potensi turunnya permintaan di tengah lesunya harga minyak mentah global telah membawa harga komoditas energy alternative ini terjebak di kisaran paling rendah dalam 5 tahun belakanga. Kekhawatiran tentang memburuknya ekonomi Tiongkok telah mengakibatkan pasar batubara mengalami pergerakan yang lesu.

Di akhir perdagangan dini hari tadi harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan September berada di posisi 57,55 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami kenaikan sebesar 0,15 dollar atau setara dengan 0,26 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu harga batubara berjangka di bursa SGX untuk kontrak bulan September ditutup pada posisi 50,80 dollar per ton. Harga batubara tersebut masih stagnan dari perdagangan sebelumnya.

Harga batubara untuk kontrak SGX IHS McCloskey Indonesian Sub-Bit FOB Index Futures bulan September 2015 berakhir pada posisi 42,50 dollar per ton. Harga batubara ini juga masih stagnan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh kinerja harga minyak mentah. Trend bearish tampaknya masih akan bertahan.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level resistance pada posisi 58,50 dollar dan resistance kedua di level 59,00 dollar. Sedangkan level support yang akan dites jika terjadi penurunan lanjutan harga ada pada posisi 57,20 dollar dan 56,70 dollar.