Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Hanya Terjadi Sedikit Pergerakan Saham AS Saat Senja Kemarin | RIFANFINANCINDO

pt rifan financindo

RIFANFINANCINDO

Rifanfinancindo – Semarang, ndeks saham berjangka AS pada hari Senin menunjukkan penurunan, karena investor menunggu untuk mendengar dari seorang pejabat Federal Reserve sebagai petunjuk setelah kenaikan suku bunga pekan lalu.

Presiden Fed Chicago Charles Evans akan muncul dalam wawancara televisi dan kemudian berbicara di New York di kemudian hari.

Indeks S & P 500 berjangka turun 4,20 poin atau 0,2 %, ke level 2,371.00, sementara Indeks Dow Jones Industrial Average berjangka melemah 15 poin atau 0,1 %, ke level 20,848.00. Indeks Nasdaq-100 berjangka lebih rendah 3,25 poin atau 0,1 %, ke level 5,405.25.

Indeks utama AS sedikit berubah Senin seiring saham perusahaan teknologi dan bahan material naik, namun saham energi dan bank jatuh. Saham di Eropa jatuh setelah pemerintah Inggris secara resmi mengatakan akan memulai proses meninggalkan Uni Eropa pekan depan.

Indeks Standard & Poor 500 kehilangan 1 poin ke level 2.337 pada siang hari waktu Timur AS. Dow Jones Industrial Average naik 28 poin, atau 0,1 persen, ke level 20.943. Indeks komposit Nasdaq bertambah 6 poin, atau 0,1 persen, ke level 5.906. Saham perusahaan kecil memerah. Russell 2000 turun 7 poin, atau 0,5 persen, ke level 1.384. Lebih banyak saham yang turun ketimbang yang naik di Bursa Efek New York.

Bank of America turun 25 sen, atau 1 persen, menjadi $ 24,61 dan Morgan Stanley tergelincir 31 sen menjadi $ 44,71.

Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari Kelompok 20 ekonomi utama memebrikan janji untuk menghindari proteksionisme dalam sebuah pernyataan Sabtu di bawah tekanan dari AS. Dalam kampanyenya untuk menjadi presiden dan sejak pelantikannya, Donald Trump telah terdengar lebih proteksionis dari pendahulunya. Dia sudah berjanji untuk menulis ulang transaksi perdagangan dan telah keluar dari Trans-Pacific Partnership, sebuah pakta yang diusulkan di antara 12 negara yang berbatasan dengan Samudera Pasifik yang mewakili sekitar 40 persen dari output ekonomi global.

S & P 500 dan Dow Jones Industrial Average melemah pada hari Senin dalam perdagangan range-bound seiring investor lebih banyak diam, menunggu kejelasan lebih lanjut tentang kebijakan kunci, termasuk reformasi pajak dan stimulus fiskal.

S & P 500 turun 4 poin, atau 0,2%, untuk ditutup di level 2.373 sementara Dow tergelincir 8 poin untuk berakhir di level 20.905. Nasdaq Composite Index naik tipis kurang dari satu poin untuk mengakhiri hari di level 5.901.

Beberapa analis mengungkapkan bahwa investor berada dalam modus wait-and-see di tengah ketidakpastian politik tentang peraturan baru.

Dalam sebuah wawancara dengan Fox Business, anggota FOMC Evans mengatakan ia akan mendukung tiga kenaikan suku bunga secara total tahun ini apabila perbaikan dalam ekonomi terus berlanjut dan empat kenaikan apabila inflasi berakselerasi di atas target 2% bank sentral.