Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

GUNUNG SINABUNG ERUPSI, DUGA BAGI TANAH KARO | RIFAN FINANCINDO

rifanfinancindo

RIFAN FINANCINDO

RIFAN FINANCINDO – SEMARANG, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) kembali meluncurkan awan panas. Jarak luncur kali ini sejauh 2.000 meter.
Petugas pos pengamat Gunung Sinabung, Ardi mengatakan awan panas terjadi lagi pada Kamis (3/8/2017) pukul 07.54 WIB.

“Terjadi awan panas dengan jarak luncur 2.000 meter ke arah sektor Tenggara-Timur,” kata Ardi dalam keterangannya.

Sebelumnya, pada Rabu (2/8) Gunung Sinabung meluncurkan awan panas yang jumlahnya mencapai 16 kali. Jarak luncur awan panas kemarin sejauh 4,5 kilometer.

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara masih terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Hari ini, tercatat Gunung Sinabung sudah meluncurkan awan panas sebanyak 16 kali.

“Awas panas sudah 16 hari ini. Juga ada awan panas disertai erupsi,” kata Petugas Pos Pengamat Gunung Sinabung M Nurul Asrori kepada detikcom, Rabu (2/8/2017).

Nurul mengatakan, jarak luncur awan panas guguran paling jauh yakni 4,5 kilometer. Sementara, untuk kolom abu erupsi paling tinggi 4 kilometer.

“Untuk awan panasnya yang secara beruntun itu mulainya sekitar pukul 09.00 WIB tadi,” sambungnya.

Menurut Asrori, Kabanjahe termasuk wilayah yang terkena dampak abu vulkanik dari erupsi tersebut. Saat ini, status Gunung Sinabung masih berstatus awas.

“Warga diimbau untuk menjauhi zona merah,” kata Asrori.

BPBD Karo melakukan koordinasi dengan kepala desa yang wilayahnya terpapar abu vulkanik Gunung Sinabung. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang beraktivitas di zona merah Gunung Sinabung.

“Kita sterilisasi zona merah. Petugas sudah dikerahkan dan berkoordinasi dengan kepala desa untuk memastikan tidak ada warga di zona merah,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanail Perangin-angin.

Dampak dari erupsi hari ini, wilayah Karo diselimuti abu vulkanik. Petugas gabungan telah membagikan masker ke warga. Selain itu, salah satu sekolah di Desa Kuta Rakyat, Kecamatan Naman Teran diliburkan pascaerupsi.

Petugas gabungan dari BPBD Karo, pemadam kebakaran dan PMI setempat juga tengah menyiram abu vulkanik yang sudah menebal di jalanan dengan air.

“Kita kerja sama dengan PMI dan damkar,” kata Natanail.

Gunung Sinabung hari ini kembali erupsi dan meluncurkan awan panas. Akibatnya, wilayah Kabanjahe, Kabupaten Karo, terpapar abu vulkanik.
Gunung Sinabung tercatat sudah meluncurkan awan panas sebanyak 16 kali.

“Awas panas sudah 16 hari ini. Juga ada awan panas disertai erupsi,” kata Petugas Pos Pengamat Gunung Sinabung M Nurul Asrori.