Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Gandum Masih Berkutat Pada Tren Bearish

gandum1

Harga gandum berjangka untuk perdagangan hari ini (20/12) tercatat mengalami penurunan dan melanjutkan tren negatifnya sejak sepekan terakhir. Tren bearish yang terjadi pada gandum menambah rekor buruk yang terjadi pada harga komoditas pangan tersebut. Faktor yang menekan harga gandum pada saat ini masih diliputi oleh kekhawatiran pasar terhadap potensi terjadinya surplus produksi dan persediaan pada tahun 2014.

Kondisi tersebut berhasil menggeser sentimen positif yang datang dari laporan bahwa Irak dan Jepang akan menambah impor gandumnya. Irak direncanakan akan mengimpor 400 ribu ton gandum dari Kanada dan Australia, sedangkan Jepang akan mengimpor gandum dari Amerika Serikat sebanyak 109.244 ton.

Harga gandum berjangka saat ini mengalami penurunan sebesar 0,3% menjadi 6,0875 dollar per bushel di Chicago Board of Trade. Level tersebut merupakan yang terendah sejak Mei 2012.

Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting memprediksi bahwa pergerakan harga gandum dalam jangka pendek akan bergerak melemah dengan kisaran harga antara level 6,02 ? 6,07 dollar per bushel. Sepanjang tahun ini harga gandum tercatat telah mengalami pelemahan sebesar 22%.