Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Fundamental Harian Dollar AS 11 September, Rentan Jatuh Oleh Dilema Timing Fed Rate

USD-Wiki-4-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Index dollar AS yang mengukur kekuatan dollar terhadap sekeranjang mata uang utama roboh pada perdagangan kemarin. Pada pergerakan mingguan juga telah membuat trend bearish dan masih hari ini (11/9) akan berayun merespon sentimen dari beberapa bank central di mana selama sepekan ini mereka cendrung? melontarkan intervensi verbal dengan rencana-renca moneter yang akan disiapkan untuk menghadapi trend pelambatan global.

Dollar AS harus jatuh selain karena data-data, juga? bersamaan dengan sisa sentimen negatif dari ketidakpastian kenaikan suku bunga AS dan cenderung menduga Fed Rate?tidak akan naik pada September.? The Fed juga dipengaruhi kondisi pelambatan ekonomi global yang semakin tidak menentu memberikan The Fed dilema pada timing yang tepat kapan kebijakan pengetatan itu harus dilakukan.

Rencana pengetatan oleh The Fed? tidak hanya berdampak pada ekonomi AS, tetapi juga pada perekonomian global. Efek kenaikan suku bunga akan menyebabkan dolar yang lebih kuat, yang dapat mempengaruhi nilai komoditas yang saat ini kurang beruntung terseret harga minyak dunia yang merosot, kemudian dampak lainnya adalah melemahkan mata uang emerging market bersama dengan aktifitas ekspor dan ekonomi mereka. Sementara kondisi global saat ini sedang melambat seperti yang terjadi pada Tiongkok dan Jepang.

Dilema tersebut membuat dugaan Fed Rate tidak akan naik secepat September dan akan melemahkan dollar AS untuk sementara waktu. Sementara data terbaru yang dilaporkan semalam adalah klaim pengangguran mingguan selama ini naik dan turun menjadi hal biasa. Sehingga Per 5 september klaim tunjangan ini turun 6.000 mejadi 275.000 tidak mampu mengalahkan sentimen pada data negatif yang lain yaitu penurunan harga impor dan? persedian barang grosir memicu pelemahan dollar AS.

Pada pergerakan index dollar AS pagi ini (02:22:11 GMT)? bergulir di kisaran 95.53, setelah anjlok pada perdagangan kemarin oleh sentimen data negatif sehingga membuat index ditutup bearish dari pembukaan 95.96 dan?ditutup di harga 95.51 dengan capaian tinggi di level 96.18 dan rendah di level 95.38.

Akan ada arahan pergerakan dari laporan ekonomi AS malam ini yang akan memberi petunjuk segar apakah dollar harus dilepas atau tetap jadi pilihan. Data malam ini adalah Producer Price Index (PPI) yang mengukur persentasi perubahan harga barang dan jasa di tingkat produsen yang akan mempengaruhi inflasi ditingkat konsumen. Data lainnya adalah survei opimisme konsumen bulan September dari University of Michigan.

Secara teknikal,? Analyst Vibiz Resarch Center telah melihat trend bearish pada index dollar AS ini pada grafik H4. Berdasarkan level tinggi dan rendah sebelumnya trend pelemahan ini masih berpotensi menjemput level rendah minggu sebelumnya di kisaran 95.19. Sementara koresksi teknikal jika data mamalm ini memberi sentime positif pada dollar AS setidaknya diperkirakan akan sampai pada resisten kisaran 95.80.