Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Fed Rate Belum Jelas, Rupiah Bakal Curi Kesempatan

rupiah952

Rifan Financindo Berjangka – Pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan akan terus bergerak di atas level 13.200 per dolar Amerika Serikat. Rupiah diperkirakan akan terus bergerak positif.

“Jika The Fed belum juga memberikan kepastian kenaikan Fed Rate, rupiah akan menguat tipis,” kata analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, Kamis, 19 Maret 2015.

Pertemuan bank sentral Amerika Serikat atau Federal Open Market Committee (FOMC) yang berakhir pada Rabu, 18 Maret 2015 lalu, kembali menunda kenaikan suku bunga. Namun, peluang kenaikan suku bunga dilakukan pada pertengahan 2015 atau pada pertemuan FOMC Juni-Juli masih terbuka lebar. Gubernur bank sentral Amerika (The Fed), Janet Yellen, menyatakan penundaan kenaikan suku bunga dilakukan hingga ada penilaian lebih lanjut mengenai kondisi perekonomian di dalam negeri.

Reza mengatakan sebelum pertemuan dua hari The Fed, pelaku pasar terimbas aksi wait and see. Laju bursa saham Eropa dan Amerika Serikat sebelumnya berakhir di zona merah. Tapi jika belum akan naik maka pasar akan bergerak positif. Dolar AS akan terpengaruh dan membuka peluang dari rupiah untuk sejenak terlepas dari tekanan dolar.

Reza menilai positif adanya imbas dari sentimen Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang masih mempertahankan BI Rate. “Sesuai dengan ekspektasi kami di level 7,5 persen,” kata dia. Namun, penguatan mayoritas bursa saham di Asia yang dibarengi dengan kembali menguatnya laju rupiah, belum mampu mengimbangi aksi profit taking pada Indeks Harga Saham Gabungan kemarin.