Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Emas Lesu, Minyak Di Level $47 | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifan Financindo – Semarang,?Emas menuju penurunan bulanan pertama sejak Mei di tengah meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mengetatkan kebijakan moneter sebelum akhir tahun.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan sedikit berubah di level $ 1,323.40 per ounce pada pukul 9:16 pagi waktu Singapura, menurut harga publik Bloomberg. Logam kuning ini turun ke level $ 1,314.99 pada hari Senin, yang merupakan level terendah sejak 26 Juli, dan turun 2,1 persen bulan ini.

Rally emas tahun ini telah terkikis oleh prospek biaya pinjaman AS yang lebih tinggi sehingga meredam permintaan untuk bullion sementara menguatkan dolar. Ketua Fed Janet Yellen mengatakan pada 26 Agustus lalu bahwa kasus untuk pengetatan telah menguat dan wakilnya, Stanley Fischer, mengatakan kenaikan bulan depan mungkin untuk dilakukan. Fed dana berjangka melihat di kesempatan 61 persen untuk pergerakan di Desember.

Minyak diperdagangkan mendekati level $ 47 per barel sebelum rilis data mingguan pemerintah yang diperkirakan akan menunjukkan stok minyak mentah AS bertambah sehingga menjaga stok tetap berada ?pada tingkat musiman tertinggi dalam setidaknya tiga dekade.

Berjangka naik 0,4 persen di New York setelah jatuh 1,4 persen pada hari Senin. Stok minyak mentah mungkin meningkat 1,5 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum data pemerintah dirilis besok. Volatilitas pasar akan bertahan seiring penyeimbangan kembali antara pasokan dan permintaan terus terjadi, menurut eksekutif dari perusahaan minyak termasuk ConocoPhillips dan Statoil ASA dalam pertemuan di Norwegia yang merupakan salah satu konferensi industri terbesar.

Minyak memasuki bull market pada 18 Agustus lalu, kurang dari tiga minggu setelah jatuh ke bear market menyusul melonjaknya harga yang sebagian besar dikarenakan spekulasi bahwa pembicaraan informal bulan depan di antara anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dapat menghasilkan tindakan untuk menstabilkan pasar. Kesepakatan untuk melakukan pembekuan output diusulkan pada bulan Februari, namun pertemuan pada bulan April berakhir tanpa kesepakatan akhir.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober di level $ 47,15 per barel di New York Mercantile Exchange, naik 17 sen, pada pukul 08:57 pagi waktu Hong Kong. Kontrak turun 66 sen untuk menetap di level $ 46,98 pada hari Senin. Total volume perdagangan yakni sekitar 63 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Brent untuk pengiriman Oktober naik 17 sen lebih tinggi ke level $ 49,43 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak turun 66 sen, atau 1,3 persen, ke level $ 49,26 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premium $ 2,28 untuk WTI.