Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Emas Bergerak Rebound | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

pt rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Rifanfinancindo – Semarang,?Emas berjangka diselesaikan lebih rendah Kamis ini untuk menandai penurunan keenam dalam tujuh sesi karena investor mengkaji serangkaian data terbaru pada data ekonomi AS menuju pertemuan pekan depan dari Federal Reserve.

Emas Desember turun $ 8,10, atau 0,6%, untuk menetap di level $ 1.318 per ons-level terendah dalam dua pekan, menurut data FactSet.

Di antara dana yang diperdagangkan di bursa, SPDR Gold Trust% turun 0,4%, sedangkan iShares Silver Trust berada di 0,4%. The Miners VanEck Vektor Emas naik 1,7%.

Kembali pada Nymex, perak Desember turun 2,5 sen, atau 0,1%, ke $ 19,041 per ons sementara tembaga Desember naik setengah persen ke level $ 2,16 per pon. platinum Oktober turun $ 7,10, atau 0,7%, menjadi $ 1,033.80 per ons dan paladium Desember naik sepeser pun menajdi $ 656,60 per ons.

Pada Divisi Comex New York Mercantile Exchange, Futures emas untuk penyerahan Desember diperdagangkan pada USD1317.55 per troy ons pada waktu penulisan, menurun 0.64%.

Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah USD1312.25 per troy ons. Emaskemungkinan akan mendapat support pada USD1312.25 dan resistance pada USD1333.55.

Indeks Dolar AS yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, jatuh 0.05% dan diperdagangkan pada USD95.28.

Sementara itu di Comex, Perak untuk penyerahan Desember naik 0.06% dan diperdagangkan pada USD19.078 per troy ons sedangkan Tembaga untuk penyerahan Desember naik 0.37% dan diperdagangkan pada USD2.163 per pon.

Harga emas rebound sedikit di sesi Asia pada hari Jumat setelah investor menjaga posisi jelang pertemuan Fed dua hari pekan depan yang diharapkan luas akan mempertahankan suku bunga stabil.

Emas untuk pengiriman Desember di divisi Comex Bursa Perdagangan New York naik 0,14% menjadi $1,319.90 per troy ounce.

Semalam, harga emas merosot ke posisi terendah dua minggu baru selama sesi perdagangan Amerika pada hari Kamis, dengan investor mencerna rilis sejumlah data ekonomi AS.

Data yang dirilis sebelumnya menunjukkan bahwa penjualan ritel AS menurun untuk pertama kalinya dalam lima bulan, memicu kekhawatiran atas prospek ekonomi.

Departemen Perdagangan mengatakan AS bahwa penjualan ritel turun 0,3% dari bulan sebelumnya, dibandingkan dengan perkiraan penurunan 0,1%. Penjualan ritel inti, yang tidak termasuk penjualan mobil, tiba-tiba jatuh tersesuaikan secara musiman 0,1% pada bulan Agustus, dibandingkan dengan perkiraan naik 0,2%.

Sebuah laporan terpisah yang dirilis pada waktu yang sama menunjukkan bahwa harga grosiran mendatar pada bulan Agustus, dengan sebagian besar penurunan tajam dalam biaya makanan dan bensin.

Sementara itu, jumlah orang yang mengajukan bantuan pengangguran di AS pekan lalu naik kurang dari yang diharapkan, tetap di wilayah terkait dengan pasar tenaga kerja yang sehat.

Jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal pekan lalu naik 1.000 ke 260.000 dari total pekan sebelumnya sebesar 259.000, kata Departemen Tenaga Kerja.

Pada saat yang sama, dua alat pengukur manufaktur regional meningkat pada bulan September, namun di wilayah Philadelphia menunjukkan pertumbuhan moderat sementara wilayah New York itu tetap terperosok dalam kontraksi.

Indeks manufaktur Philadelphia Fed meningkat dalam pembacaan 12,8 pada bulan September dari 2,0 di bulan Agustus.

Sebaliknya, indeks manufaktur Empire State, yang mengukur kondisi di daerah New York, tetap di wilayah kontraksi, beranjak hingga negatif 2,0 pada bulan September dari negatif 4,2 pada bulan Agustus.

Data mengecewakan itu menurunkan potensi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan akhir bulan ini.

Menurut Perangkat Monitor Suku Bunga Fed Investing.com, investor menghargai kesempatanhanya 12% dari kenaikan suku bunga pada pertemuan Fed 20-21 September.

Emas sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS. Kenaikan bertahap tingkat suku bunga yang lebih tinggi dipandang kurang mengancam harga emas daripada serangkaian peningkatan yang cepat.