Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Ekspor Nonmigas Bahan Bakar Mineral Dilaporkan Naik, Data BPS Agustus

minyak-emas3
Laporan dari Badan Pusat Statistik terbaru menunjukkan bahwa nilai ekspor nonmigas dengan golongan barang HS 2 Dijit yaitu Bahan bakar mineral (27) , mengalami peningkatan di bulan Jun dan mencapai angka 1744.1 juta Dollar AS (FOB).

Pada bulan sebelumnya yaitu bulan Mei ekspor golongan barang ini hanya mencapai sekitar 1882.6 juta Dollar AS, sehingga dengan demikian telah naik sekitar -138.5 juta Dollar AS, atau naik sekitar -7.35 %.

Sedangkan secara kumulatif dari awal tahun ini, kinerja ekspor golongan barang ini telah mencapai angka sekitar 11121.5 juta Dollar AS dan memiliki porsi sekitar 15.2% terhadap ekspor nonmigas kumulatif untuk keseluruhan golongan barang.

Kinerja ekspor kumulatif golongan barang ini pada tahun lalu menunjukkan angka 12972.6 juta Dollar AS, sehingga dengan demikian dibandingkan dengan periode tersebut menunjukkan adanya penurunan kinerja kumulatif sekitar -1851.1 juta Dollar AS atau sekitar -14.26 %.

Kinerja saham untuk sektor terkait di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tiga bulan ini nampak menunjukkan kinerja yang positif dimana indeks saham untuk sektor MINING mengalami kenaikan sekitar + 5.41 % dalam 3 bulan terakhir. Sementara itu indeks komposit (Jakarta Stock Exchange Composite Index, JCI) untuk periode yang sama menunjukkan kenaikan sekitar 4.76 % dalam 3 bulan terakhir.

Indeks LQ45 yang merupakan indeks yang terdiri dari 45 saham Perusahaan Tercatat yang dipilih berdasarkan pertimbangan likuiditas dan kapitalisasi pasar dengan kriteria-kriteria yang sudah ditentukan, juga menunjukkan sinyal yang positif. Indeks LQ45 mengalami kenaikan sekitar 6.15% dalam 3 bulan terakhir.

Sementara itu Jakarta Islamic Index (JII) yang merupakan indeks yang menggunakan 30 saham yang dipilih dari saham-saham yang masuk dalam kriteria syariah (Daftar Efek Syariah yang diterbitkan oleh Bapepam-LK) dengan mempertimbangkan kapitalisasi pasar dan likuiditas, menunjukkan kenaikan sekitar 6.8% dalam 3 bulan terakhir.