Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Ekonom: Amuk Dolar, Hati-hati BI

bank Indonesia
Rifan Financindo Berjangka – Ekonom Bank UOB Indonesia, Ho Woei Chen menyarankan bank sentral Indonesia mempertahankan tingkat suku bunga acuan (BI rate) sebesar 7,5%. Ini alasannya.

Kata Ho, BI sebaiknya menahan BI rate 7,5% di kuartal empat 2015. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

“Dengan asumsi, bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) menaikkan suku bunga, kalau BI menurunkan BI rate justrru memberikan tekanan tambahan kepada rupiah. Sebaiknya di tahan saja (BI rate),” papar Ho di Jakarta, Kamis (1/10/2015).

Ho khawatir, BI sudah ancang-ancang untuk mengerek naik BI-rate. Hal itu dilihat dari paket kebijakan moneter jilid II yang baru saja dikeluarkan. Dalam hal ini, BI memilih kebijakan yang berbeda dengan The Fed. Agar arus uang keluar dan resiko depresiasi rupiah tidak semakin dalam.

Masih menurut Ho, penguatan dolar AS tetap akan terjadi sampai awal 2016. Yang dipicu oleh pelemahan harga komoditas, defisit neraca serta penaikan suku bunga oleh The Fed (Fed Fund rate).

“Kami perkirakan, kurs mencapai Rp 14.700 per dolar AS pada akhir kuartal ke-empat. Dan, kuartal pertama 2016 naik lagi Rp 14.800 per dolar AS,” kata Ho. [tar] – See more at: http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2241822/ekonom-amuk-dolar-hati-hati-bi#sthash.0QWMkioR.dpuf