Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Eddy Silitonga Tutup Usia | PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

pt rifan financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT Rifan Financindo – Semarang,?Penyanyi senior Eddy Silitonga (65) sempat dikabarkan meninggal dunia karena sakit jantung. Namun menurut keponakannya, Mario, sang pelantun “Biarlah Sendiri” sudah dalam kondisi stabil.

“Tadi sih sudah bisa merespons. Puji Tuhan, sudah membaik. Kami tetap minta doa untuk semuanya,” katanya ketika dihubungi melalui telepon, Kamis (11/8/2016).

Menurut dia, saat penyanyi popular era 1970-an, Grace Simon, menjenguk, Eddy memberi respons.

“Saat ini sih Puji Tuhan tadi juga ada Oma Grace Simon, merespons, sudah melek,” kata Mario.

Ada pula beberapa rekan artis musik Tanah Air lain yang menengok Eddy. Mereka di antaranya, Titi Hamzah, Nia Daniaty, Rita Dina Kandy, Rita Nasution, dan Rita Butar Butar.

Mario menambahkan, pamannya dilarikan ke rumah sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Rabu (11/8/2016) pukul 06.00 WIB.

Eddy sempat mengalami sesak napas dan gula darah rendah. “Ada gula, ada jantung,” ucapnya.

Keluarga Eddy Silitonga kesal karena penyanyi legendaris itu dikabarkan meninggal dunia.

Hal itu dikatakan keponakan Eddy, Mario, saat dihubungi, Kamis (11/8/2016).

“Kesel sih. Mereka (penyebar kabar bohong) kan belum tahu. Kami kan keluarganya. Kok main-main bikin apa, nyebar-nyebarin (kabar tidak benar),” kata Mario.

Ia menjelaskan, Eddy dilarikan ke ke rumah sakit karena mengalami komplikasi penyakit dan diabetes pada Rabu (10/8/2016). Namun pria berusia 65 tahun itu dalam kondisi stabil.

Saat ini pelantun lagu “Biarlah Sendiri” itu dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Penyanyi kelahiran Pematang Siantar itu sempat mengalami sesak napas dan gula darah rendah.

Penyanyi legendaris Eddy Silitonga menderita penyakit jantung dan diabetes sebelum meninggal di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2016).

Hal itu dikatakan salah satu dokter yang merawatnya, Hamim, saat ditemui di rumah duka RS Fatmawati, Kamis siang.

“Sudah dirawat kurang lebih dua minggu, keluhan sesak napas. Setelah diperiksa menderita jantung dan kencing manis. Komplikasi,” kata Hamim kepada wartawan.

Hamim mengungkapkan, kondisi Eddy memburuk mulai Rabu malam. Beberapa menit lepas tengah malam, pelantun “Biarlah Sendiri” itu dinyatakan meninggal dunia.

“Bisa dikatakan gagal jantung stadium 4. Dirawat di ICU karena ada masalah pernapasan, sampai tadi malam kondisi memburuk, dan jam 00.05 Bapak Eddy Silitonga telah meninggalkan kita dan kita nyatakan meninggal dunia,” katanya.

Eddy Silitonga dilahirkan di Pematang Siantar, Sumatera Utara, pada 17 November 1950. Selama kariernya di dunia musik ia telah menjuarai berbagai ajang lomba menyanyi tingkat nasional.

Ia juga terkenal dengan lagu-lagu pop, di antaranya “Kini Kusadari”, “Jatuh Cinta”, dan “Mama”.

Pada tahun 1977, ia sempat menjajal dunia akting dalam filmKembalilah Mama, yang disutradarai oleh Abubakar Djunaedy.

?Penyanyi senior Eddy Silitonga meninggal dunia. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2016) pukul 00.05 WIB.

“Iya, tadi malam (meninggal) jam 12.05 dini hari,” kata putranya, Mario, saat dihubungi Kompas.com, Kamis pagi.

Ia mengatakan, sebenarnya pada 19 Agustus 2016 lalu kondisi ayahnya berangsur membaik. Namun, sehari setelahnya, tiba-tiba kondisinya memburuk hingga Rabu malam kemarin.

“Semalam tiba-tiba ngedrop. Itu kan dipompa (proses pengeluaran racun), tapi mungkin Bapak udah capek ya. Jadi henti napas,” ucap Mario.

Saat ini, jenazah Eddy disemayamkan di rumah duka RS Fatmawati dan rencananya dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8/2016).

Eddy dilarikan ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, dua pekan yang lalu. Penyanyi asal Pematang Siantar itu sempat mengalami sesak napas dan gula darah rendah. Ia didiagnosis menderita penyakit komplikasi jantung dan diabetes.