Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Dua Sesi Rally, Harga Minyak Naik Nyaris 17%

2227149

Rifan Financindo Berjangka – Pada akhir perdagangannya Sabtu dini hari pekan lalu harga minyak mentah menguat tajam untuk dua sesi berturut-turut dan berhasil membukukan peningkatan mingguan (31/8). Harga minyak mentah WTI kembali meroket kencang lebih dari 6 persen setelah pada sesi perdagangan sebelumnya melonjak 10 persen lebih.

Peningkatan harga minyak mentah WTI di bursa komoditas Amerika Serikat terjadi mengikuti membaiknya sentiment para investor di bursa saham. Di samping itu ada juga kabar yang menyatakan turunnya pasokan minyak mentah dari Nigeria yang berpotensi mengakibatkan ketatnya pasokan minyak global.

Pasar minyak mentah global telah mengalami penurunan sebesar sepertiga dibandingkan dengan harga yang terjadi pada bulan Mei lalu. Saat ini harga masih berada kurang dari setengah harga yang dicapai pada level tertinggi tahun 2014 lalu. Kenaikan pasokan minyak mentah dan turunnya permintaan mengakibatkan harga terjerat dalam pola melemah.

Pada akhir perdagangan Sabtu dini hari lalu harga minyak mentah WTI berjangka untuk kontrak Oktober ditutup dengan membukukan kenaikan sebesar 2,66 dollar atau setara dengan 6,25 persen ke posisi 45,22 dollar per barel. Harga sempat capai posisi paling tinggi sejak tanggal 5 Agustus lalu.

Harga minyak mentah Brent juga mengalami peningkatan mantap. Harga kontrak Oktober Brent mengalami kenaikan tajam sebesar 2,57 dollar atau setara dengan 5,4 persen menjadi 50,13 dollar per barel.

Harga minyak mentah WTI terpantau mengalami penurunan terbatas pada sesi perdagangan di Asia hari ini. Harga komoditas ini diperdagangkan pada posisi 44,60 dollar per barel.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia berpotensi untuk mengalami retreat teknikal. Pasar akan menantikan arahan lanjutan dari sesi pasar saham Asia untuk melihat apakah rally harga minyak mentah bisa berlanjut terus.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 46,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 48,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang justru berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 42,00 dollar dan 40,00 dollar.