Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Dua Negara Ekonomi Besar Dunia Ini Sedang Krisis

dolar3

Rifan Financindo Berjangka -Saat ini kondisi ekonomi global memang tengah mengalami perlambatan. International Monetary Fund (IMF) saja sudah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia di 2015, dari 3,5% menjadi 3,3%.

Pemberitaan guncangan ekonomi yang tengah hangat diperbincangkan saat ini adalah krisis utang di Yunani, dan krisis pasar saham di China.

Tapi jangan lupa, ada dua negara ekonomi besar di dunia yang sedang mengalami resesi ekonomi. Mana saja?

Data Bank Indonesia (BI) yang dipaparkan oleh Gubernur BI, Agus Martowardojo, Senin (13/7/2015) disebutkan, Brasil dan Rusia saat ini sedang mengalami resesi ekonomi.

Pada data tersebut dipaparkan, pertumbuhan ekonomi Brasil sejak kuartal II-2014 hingga kuartal I-2105 berada di zona negatif.

Pada kuartal II-2014, ekonomi Brasil -1,2%, di kuartal III-2014 -0,6%, di kuartal IV-2014 -0,2%, dan di kuartal I-2015 – 1,6%.

Sedangkan Rusia, di kuartal I-2015 ekonominya -2,2%. Minusnya ekonomi Rusia disebabkan anjloknya harga komoditas yang menjadi andalan ekspornya terutama harga minyak, dan juga sanksi dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa Barat pasca krisis Crimea.

 

Rusia merupakan salah satu eksportir energi terbesar di dunia. Sedangkan Brasil merupakan negara dengan ekonomi terbesar di Amerika Latin.

Karena itu, dalam paparannya, Agus Marto mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga ikut melambat di tengah melambatnya pemulihan ekonomi global dan berbagai risiko eksternal.

Dalam data BI, perlambatan ekonmi Inodnesia sudah mulai terjadi sejak 2011, di mana ekonomi Indonesia saat itu turun dari 6,22% di 2010 menjadi 6,17% di 2011. Berikut daftar perlambatannya:

  • 2010 pertumbuhan ekonomi 6,22%
  • 2011 pertumbuhan ekonomi 6,17%
  • 2012 pertumbuhan ekonomi 6,03%
  • 2013 pertumbuhan ekonomi 5,58%
  • 2014 pertumbuhan ekonomi 5,02%
  • Kuartal I-2015 pertumbuhan ekonomi 4,7%

Selain itu, dalam data BI disebutkan, ekonomi China sebagai salah satu penyerap ekspor terbesar Indonesia juga melambat. Ini membuat permintaan ekspor Indonesia menurun, dan pertumbuhan ekonomi tertahan.