Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

DRIVER GRAB UNJUK RASA TUNTUT INSENTIF LEBARAN | RIFANFINANCINDO

rifanfinancindo

RIFANFINANCINDO

RIFANFINANCINDO – SEMARANG, Ratusan driver transportasi online Grab melalukan aksi protes terhadap mitra kerja mereka. Mereka protes soal skema pemberian insentif lebaran.

Pantauan di lokasi, Maspion Plaza, Jl Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (27/6/2017), mereka berkumpul di lokasi. Ratusan driver itu terdiri dari pengemudi mobil dan juga motor.

Skema pemberian insentif itu ialah soal bonus Rp 11 juta bagi driver yang bekerja selama 9 hari. Dari H-2 lebaran hingga H+5 lebaran.

Namun, sejumlah kejanggalan terjadi. Mereka tak dapat melanjutkan kerja dan aku mereka dinonaktifkan tanpa alasan. Mereka lalu menyampaikan 4 tuntutan.

“Pertama akun diaktifkan kembali, top up tidak dipotong, dispensasi penambahan waktu insentif, ada 4. Tidak ada suspend sampai 3 Juli dan setelah pencairan dana,” kata Ayu, seorang driver Grab.

Kejadian seorang driver GrabCar membentak dan mengusir dengan kasar penumpang wanita tengah viral dibahas di media sosial. Pihak Grab Indonesia saat ini telah memberhentikan driver tersebut dan mendukung penumpang jika akan melapor ke polisi.

“Menyusul hasil investigasi berdasarkan bukti-bukti terkait kejadian tersebut, kami telah memutus kemitraan dengan pengemudi yang bersangkutan dan siap memberikan dukungan penuh kepada penumpang tersebut jika yang bersangkutan melakukan pelaporan ke pihak yang berwenang,” ujar Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar, Rabu (21/6/2017).

“Kami berupaya agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari, salah satunya adalah dengan memberikan pelatihan ulang secara berkala kepada para mitra pengemudi mengenai etika pelayanan kepada penumpang sesuai dengan kode etik yang berlaku dan sekali lagi,” lanjutnya.

Kejadian antara penumpang wanita dengan driver GrabCar tersebut bermula saat penumpang memesan Grab dari Kota Kasablanka, Jakarta Selatan menuju lokasi. Dari cerita penumpang, ia telah menunggu mobil pesanannya tersebut dalam waktu 15 menit tanpa ada kejelasan atau konfirmasi dari driver.

“Dari awal driver Grab ini tidak merespons chat dari saya sampai kami menunggu 15 menit tanpa kepastian. Beliau tidak ada basa basi meminta maaf karena sudah menunggu lama atau mengucap selamat malam,” kata penumpang itu.

Begitu mobil sampai, penumpang masuk ke dalam mobil. Driver sempat menanyakan kepada penumpang soal rute jalan yang dilewati. Begitu diberi tahu, rupanya jalanan di rute tersebut tengah macet dan driver naik pitam. Penumpang pun akhirnya terpancing emosi dan terjadi keributan antara keduanya.

“Kamu yang butuh (Grab). Banyak yang mau naik Grab saya. Turun. Mobil saya ini, turun!!,” bentak driver itu itu dalam video.