Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Dollar Singapura Kalahkan Rupiah, USDSGD 7 Agustus Hadapi Sentimen NFP

sgd5-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Kurs dollar Singapura terhadap dollar AS dini hari tadi (7/8) ditutup flat, menguat tipis dari pembukaanya. Dollar AS tampaknya sedikit melonggarkan kekuatanya pasca data yang kurang menarik dari kalim pengngguran yang bertambah minggu lalu. Sedangkan telah dikabarkan seblumnya cadangan devisa Singapura bulan Juli bertambah. Sementara kurs terhadap Rupiah baik di pasar spot maupun pada pertukaran antar bank di Indonesia menurut kurs transaksi BI, nilai dollar Singapura akhirnya kebali naik.

Setelah dilaporkan jumlah devisa Singapura bulan Juli bertambah menjadi sebanyak SGD 3412.29 milyar bertambah, di sesi New York semalam departemen ketenagakerjaan AS melaporkan klaim pengangguran minggu lalu bertambah 3000 orang menjadi 270.000 ribu. Data klaim ini memberikan sentimen negatif pada dollar AS namun klaim ini masih dalam trend penurunan jika di pantau selama 40 pekan terkhir stabil di bawah 300.000. Merespon data ini USDSGD ditutup pada harga 1.3833 dari capaian tinggi di harga 1.3885, penutupan tersebut sedikit di bawah pembukaan di harga 1.3837.

Sementara itu terhadap Rupiah di pasar spot, SGDIDR dini hari tadi ditutup naik di harga 9792.77 dari pembukaan 9768.95. Sedangkan pada transaksi antar bank di indonesia menurut kurs BI hari Kamis kemarin kurs jual dollar Singapura berada di harga Rp9825.84 sedangkan kurs beli di harga Rp9721.24 Nilai dollar Singapura mengalami kenaikan dari perdagangan kurs yang berlaku pada Rabu (5/8) dengan kurs Jual Rp9799.47 dan kurs beli di harga Rp9695.77.

Saat ini (00:20:11 GMT) USDSGD bergulir di kisaran 1.3840, menguta tipis dari pembukaan 1.3833. Selanjutnya tidak ada arahan fundamental dari Singapura hari ini, sehingg USDSGD akan dipengaruhi oleh kondisi fundamental AS yaitu pada sesi New York departemen tenaga kerja AS kembali melaporkan indikator ketenagakerjaanya. Indikator tersebut ialah Non Farm Payrroll, Unemployment Rate, pendapatan per jam, serta tingkat partisipasi kerja bulan Juli.

Serangkaian data kesejahteraan tenaga kerja ini akan menjadi dasar komitmen kebijakan The Fed tentang rencana normalisasi ekonomi. Sehingga pada perdagangan malam ini akan membuat pergerakan USDSGD akhir pekan volatil, namun jika data tersebut hasilnya mixed maka USDSGD cenderung sideways pada suatu range.

Secara teknikal Analyst Vibiz Research Center mengemukakan pada perdagangan USDSGD kemarin harga masih?bertahan?di atas 1.3800, sedangkan kenaikan yang terjadi terhalang di bawah resisten kisaran 1.3860. Sehingga diperkirakan bila harga mampu menembus dan berada di bawah support kisaran 1.3800 makan pair ini akan cenderung bearish untuk menguji support berikutnya di kisaran 1.3762. Sementara penguatan lebih lanjut untuk mendekati resisten berikutnya dikisaran 1.3900?? dan mendekatai harga tertinggi bulan Maret maka USDSGD harus mampu mengatasi resisten terdekat di kisaran 1.3860.