Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Dollar dan Anjloknya Harga Minyak Membuat Harga Emas Terpukul

gold-and-money-lerablog.org_2-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Di akhir perdagangan bursa komoditas Amerika Serikat harga emas mengalami penurunan yang signifikan (1/4). Harga emas melemah ditekan oleh kenaikan nilai tukar dollar AS dan melemahnya harga minyak mentah. Dan dengan berkembangnya ekspektasi bahwa Fed akan menaikkan suku bunga acuannya tahun ini harga emas tergerus hingga membukukan penurunan bulanan keduanya.

Harga emas telah mengalami penurunan sebesar 3 persen setelah harga komoditas logam mulia tersebut mencapai posisi paling tinggi dalam tiga minggu belakangan pekan lalu. Pelemahan harga emas terjadi setelah Janet Yellen memberikan sinyal bahwa suku bunga acuan bisa terjadi tahun ini.

Pernyataan Yellen tersebut menandai bahwa pemulihan ekonomi di Amerika Serikat sudah berkesinambungan. Harga emas yang sempat rally selama tujuh sesi berturut-turut akhirnya terpukul oleh potensi kenaikan suku bunga acuan tersebut.

Harga emas spot pada akhir perdagangan Rabu dini hari ditutup pada posisi 1188 dollar per troy ons. Harga logam mulia tersebut membukukan penurunan sebesar 0,2 persen.

Sementara itu harga emas berjangka untuk kontrak April yang merupakan kontrak paling aktif juga turut mengalami penurunan. Harga emas berjangka tersebut mengalami penurunan 1,70 dollar ke posisi 1184,80 dollar per troy ons.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot LLG hari ini akan kembali mengalami penurunan meskipun akan cenderung terbatas. Pergerakan harga logam mulia berpotensi untuk melemah karena para pelaku pasar mulai kembali memburu mata uang dollar AS dan meninggalkan asset safe haven seperti emas.

Pada perdagangan hari har ini harga emas berpotensi mengetes level resistance pada posisi 1194 dollar per troy ons. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan kenaikan lagi ke posisi 1200 dollar. Sedangkan jika terjadi pergerakan yang berbalik melemah harga akan mengetes level support pada posisi 1180 dollar. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan pelemahan ke posisi 1170 dollar.