Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Dollar AS Makin Kuat, Harga Emas Dunia Kembali Melorot

emas

Rifan Financindo Berjangka –?Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Kamis (5/3/2015) waktu setempat (Jumat pagi WIB), seiring dengan semakin perkasanya dollar AS terhadap mata uang dunia lainnya.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April, turun 4,7 dollar AS atau 0,39 persen, menjadi menetap di 1.196,20 dollar AS per ounce.

Indeks Dollar AS naik pada Kamis sebesar 0,54 persen menjadi 96,43, menempatkan emas di bawah tekanan. Indeks adalah ukuran dari dollar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dollar AS biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dollar naik, emas berjangka akan jatuh karena emas yang dihargai dengan dollar AS menjadi lebih mahal bagi investor.

Meskipun terjadi pelemahan dalam data AS, analis mengatakan bahwa investor tinggal dengan dollar AS bukannya pindah ke aset-aset “safe haven” seperti emas karena pelemahan di zona euro.

Logam mulia mendapat dukungan ketika laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa klaim pengangguran awal naik 7.000 menjadi jauh lebih tinggi dari perkiraan 320.000 klaim selama pekan yang berakhir 28 Februari.

Laporan tersebut muncul menjelang laporan situasi lapangan kerja AS pada Jumat waktu setempat, tetapi analis memperingatkan bahwa tidak mungkin klaim pengangguran akan mempengaruhi laporan pada Jumat.

Mario Draghi, Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), pada Kamis menyatakan bahwa program pelonggaran kuantitatif ECB 1,1 triliun euro akan dimulai pada 9 Maret.

ECB juga menaikkan proyeksi pertumbuhan zona euro untuk 2015 dan 2016 menjadi 1,5 persen dan 1,9 persen. Analis mencatat bahwa setelah berita ini, saham-saham AS diperdagangkan lebih tinggi dan emas diperdagangkan lebih rendah.

Dua laporan lainnya, keduanya dari Departemen Perdagangan AS, menempatkan momentum kenaikan pada emas. Satu laporan menunjukkan pesanan pabrik turun untuk bulan keenam berturut-turut. Pesanan Januari turun 0,2 persen.

Laporan lain menemukan pertumbuhan produktivitas non-pertanian pada kuartal keempat menurun sebesar 2,2 persen. Kedua laporan itu sedikit lebih buruk dari yang diperkirakan.

Sementara perak untuk pengiriman Mei tetap tidak berubah, ditutup pada 16,158 dollar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 1,6 dollar AS, atau 0,14 persen, menjadi ditutup pada 1.180,10 dollar AS per ounce.