Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Dolar AS Mencoba Bangkit Menjelang Data

currencyweathervan_1817597b318-620x370

Pada perdagangan valuta asing di hari Jumat(17/10) mata uang dolar AS lanjut diperdagangkan dengan alami beragam pergerakan dalam sesi siang Asia menjelang serangkaian laporan ekonomi AS, dan komentar Yellen malam ini.

Pada pukul 19.30, Biro Sensus AS akan merilis laporan izin bangunan, yang diperkirakan akan meningkat menjadi 1.04M, dari 1.00M di bulan sebelumnya.

Biro Sensus AS juga akan merilis pembangunan rumah AS, yang diperkirakan akan meningkat menjadi 1.02M, dari 0.96M.

Yellen akan memberikan pidatonya pada pukul 19.30, yang mana pidatonya ditunggu oleh pelaku pasar.

Pada pukul 20.55, Universitas Michigan akan merilis laporan sentiment konsumen, yang diperkirakan akan melambat menjadi 84.3, dari 84.6 di bulan sebelumnya.

Selama berlangsungnya perdagangan, EURUSD diperdagangkan melemah 0.05% di level 1.2802, GPBUSD diperdagangkan melemah 0.05% di level 1.6080, USDJPY diperdagangkan melemah 0.09% di level 106.23, dan USDCHF menguat 0.04% di level 0.9430.

Semalam dolar AS diperdagangkan menguat setelah laporan ekonomi AS mendukung permitaan greenback.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan sebelumnya bahwa jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran awal pada pekan yang berakhir di 11 Oktober, telah alami penurunan sebesar 23.000? menjadi ?264.000, dari jumlah minggu sebelumnya dari 287.000.

Pasar ?telah memperkirakan klaim pengangguran akan naik 3.000 menjadi 290.000.

Laporan resmi secara terpisah menunjukkan bahwa produksi industri AS naik 1.0% bulan lalu, mengalahkan ekspektasi untuk naik 0.4%.

Selain itu, the Fed pada kawasan Philadelphia mengatakan indeks manufaktur jatuh ke 20,7 bulan ini dari pembacaan 22,5 pada bulan September. Para analis telah memperkirakan indeks menurun menjadi 20,0 pada bulan Oktober.

Greenback juga mendapat dukungan setelah Presiden AS Barack Obama mengatakan pada Rabu bahwa pusat negara Pengendalian dan Pencegahan Penyakit akan mengirimkan tim respon cepat untuk setiap dugaan kasus Ebola baru di AS

Komentar Obama muncul setelah infeksi ?kedua seorang pekerja kesehatan Texas.

Greenback pun diperdagangkan dengan alami beragam pergerakan terhadap mitra dolar AS, dengan AUDUSD diperdagangkan melemah 0.17% di level 0.8742, USDCAD melemah 0.02% di level 1.1254, dan NZDUSD melemah 0.14% di level 0.7942.

Indeks Dolar yang menunjukan kinerja greenback terhadap mata uang utama lainnya, telah diperdagangkan flat di level 85.02.