Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Ditutup Turun Lagi, Harga Minyak Genapi Retreat 3 Sesi Berturut-turut

Oil-Splash-Gold-700x357

Rifan Financindo Berjangka – Pada penutupan perdagangan Selasa dini hari harga minyak mentah masih melanjutkan penurunan (16/6). Harga komoditas ini terpukul mundur selama 3 sesi berturut-turut seiring dengan kembalinya kekhawatiran mengenai krisis Yunani. ?Dollar terangkat menguat sementara euro tertekan. Kenaikan dollar membuat harga minyak mentah makin tergerus melemah.

Para investor makin dilanda kekhawatiran mengenai kondisi kelebihan pasokan di pasar minyak mentah dunia. Kuota produksi OPEC yang ada saat ini membuat pasokan minyak mentah mengalami surplus sebesar 2 juta barel per hari.

Produksi minyak mentah mengalami kenaikan di negara eksportir minyak top seperti Arab Saudi dan Irak. Sementara itu mulai terangnya perundingan antara Iran dan Barat terkait pelepasan sanksi terhadap negara Timur Tengah tersebut menimbulkan potensi kenaikan pasokan yang diperoleh dari tambahan ekspor minyak mentah Iran.

Di akhir perdagangan Selasa dini hari tadi harga minyak mentah jenis WTI berjangka untuk kontrak bulan Juli terpantau ditutup dengan membukukan penurunan lanjutan. Harga komoditas ini ditutup dengan bukukan pelemahan sebesar 44 sen atau setara dengan 0,7 persen dan berada pada posisi 59,52 dollar per barel.

Harga minyak mentah Brent juga tampak mengalami pelemahan yang signifikan. Harga kontrak Brent tersebut mengalami penurunan sebesar 1,30 dollar dan ditutup di level 62,60 dollar per barel.

Pada perdagangan pagi ini harga minyak mentah terpantau masih bergerak dengan terbatas, belum jauh-jauh dari posisi penutupan perdagangan dini hari tadi. Saat ini terpantau harga minyak mentah diperdagangkan pada posisi 59,49 dollar per barel, turun tipis sebesar 3 sen dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga minyak mentah jenis WTI kontrak paling aktif pada perdagangan hari ini di sesi Asia masih berpotensi melanjutkan pelemahan. Saat ini indikator teknikal sudah mengisyaratkan terjadinya pola pelemahan untuk jangka pendek.

Untuk perdagangan hari ini harga minyak mentah WTI diperkirakan akan mengalami resistance di level 61,00 dollar. Resistance selanjutnya ada di 63,00 dollar. Jika terjadi pergerakan yang berbalik melemah harga akan menemui support pada posisi 58,00 dollar dan 57,00 dollar.