Ruko S.Parman Corner Unit 5 & 6 Jl. S. Parman No. 47A, Semarang 50231 Telp : (024) 850 8868 (Hunting), Fax : (024) 850 886" />

PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA SEMARANG

Deflasi Diprediksi Tak Kuat Tahan Pelemahan Rupiah

Rifan Financindo Berjangka – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini diperkirakan melanjutkan tren depresiasi.

Analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan, sejumlah data makroekonomi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) tidak sesuai harapan pasar.
“Rupiah cenderung masih melemah, memupuskan harapan akan adanya kenaikan. Akibatnya, potensi kenaikan rupiah pun menjadi berkurang,” ujar Reza, di Jakarta, Selasa, 3 November 2015
Menurut Reza, data-data makroekonomi di awal pekan ini belum dapat memenuhi harapan para pelaku pasar, sehingga laju rupiah pun berpeluang kembali melemah.
“Namun, kami berharap akan ada peluang kenaikan. Oleh karena itu, tetap cermati sentimen yang akan muncul. Laju rupiah di bawah target support (batas bawah) Rp13.645 per dolar AS,” tuturnya.
Reza mengatakan, penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang telah memberikan sentimen negatif terhadap rupiah yang tengah berupaya mempertahankan posisi di zona hijau.
“Akibatnya, laju rupiah cenderung melanjutkan pelemahan. Bahkan adanya rilis deflasi sebesar 0,08 persen pun tidak cukup kuat menahan pelemahan rupiah,” tutur Reza.
Dia menyebutkan, laju inflasi secara year to date sebesar 2,16 persen dan year-on-year 6,25 persen dianggap para pelaku pasar sebagai angka yang masih cukup tinggi, jika dibandingkan dengan target pemerintah untuk inflasi 2015 sebesar 4 persen plus minus 1 persen.